BEM UI Suarakan Delapan Tuntutan dalam Demo Kondusif di Tosari

Smallest Font
Largest Font

Massa mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Front Mahasiswa Nasional (FMN) menggelar aksi demonstrasi dengan menyampaikan delapan tuntutan di kawasan Tosari, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Aksi unjuk rasa yang dimulai sejak pukul 13.53 WIB tersebut sempat tertahan sebelum Halte Tosari saat hendak bergerak menuju Bundaran Hotel Indonesia. Meski sempat memicu kemacetan hingga polisi menerapkan rekayasa lalu lintas di rute Dukuh Atas ke Bundaran HI, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan berakhir tertib pada malam hari.

Delapan poin yang disuarakan mahasiswa mencakup penghentian KKN, evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN), penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), penolakan penjajahan negara atas rakyat, serta pemulihan otonomi daerah. Selain itu, massa menuntut penurunan harga BBM dan bahan pokok, penetapan status bencana nasional untuk Sumatra dan Flores, wujud reforma agraria sejati, hingga penolakan intervensi TNI-Polri di ruang sipil serta pembubaran YON TP.

Pihak organisasi mahasiswa menegaskan bahwa poin-poin yang dibawa ke jalan tersebut dirumuskan berdasarkan kompilasi data lapangan serta kondisi riil masyarakat.

"Dari BEM UI sendiri membuat kajian, dan kajian kita itu selalu majority based on apa yang dirasakan masyarakat. Jadi memang both keduanya, dari kajian dan dari aspirasi masyarakat, karena kajian kita sendiri berlandaskan dari sana," ujar Fathimah Azzahra, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Fathimah menjelaskan bahwa konsistensi keresahan publik terhadap berbagai program pemerintah menjadi landasan utama pergerakan aksi tersebut sejak pertengahan tahun.

"Kita melihat animo masyarakat tentang kebijakan tertentu, yang rasanya dari awal kita aksi 12 Juni sampai sekarang juga animonya masih sama, masih senada, masih satu suara dari masyarakat tentang keprihatinan mereka terhadap program-program yang sedang berlangsung," tegas Fathimah Azzahra, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi atas ketertiban para peserta aksi selama berada di lokasi demonstrasi.

"Pada malam hari ini kami ingin menyampaikan bahwa pelaksanaan penyampaian aspirasi di depan umum sudah selesai dilaksanakan, berjalan aman dan kondusif," kata Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Kombes Budi Hermanto juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen mahasiswa yang telah menjaga jalannya kegiatan unjuk rasa.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang pada hari ini sudah menyampaikan aspirasinya dan semua berjalan kondusif," jelas Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Mengenai kemacetan kendaraan yang sempat terjadi di sepanjang jalur protokol Sudirman-Thamrin, pihak kepolisian menyampaikan permohonan maaf serta menjelaskan langkah rekayasa jalan yang diambil.

"Tadi memang kita lihat bersama kami juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat sempat ada kendala terkait tentang arus lalu lintas tiba-tiba terjadi stuck, tetapi kita coba membuat rekayasa lalu lintas membuka jalur busway dengan membuat jalur alternatif lainnya ke wilayah-wilayah alternatif," ucap Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Arus lalu lintas di sekitar Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan Tosari kini telah kembali dibuka dan beroperasi secara normal.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed