BEI Suspensi Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Karena Kenaikan Harga Signifikan
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) pada 27 Agustus 2026 karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan, sebagai bentuk perlindungan bagi investor, dilansir dari Investor Daily. Suspensi ini berlaku di pasar reguler dan pasar tunai untuk memberikan waktu bagi pelaku pasar mempertimbangkan keputusan investasi berdasarkan informasi yang ada. Harga saham PACK ditutup naik 9,91% pada perdagangan 26 Agustus 2026 ke Rp 466, dengan kenaikan lebih dari 99% dalam sebulan terakhir, menurut data dari Investor Daily.
Haji Isam menguasai 21,11% saham PACK per akhir Juli 2026, sementara PT Eco Energi Perkasa sebagai pengendali memiliki 40,56% saham.
PT Abadi Nusantara Hijau Investama mencatatkan penjualan neto sebesar Rp 213 miliar pada semester pertama 2026, melonjak 937% dibandingkan Rp 20,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban pokok penjualan juga meningkat menjadi Rp 206,65 miliar dari Rp 17,18 miliar, menghasilkan laba bruto Rp 6,34 miliar, naik dari Rp 3,36 miliar pada tahun sebelumnya.
Namun, PACK mencatat laba sebelum pajak Rp 195,82 miliar berkat kontribusi laba bersih entitas asosiasi sebesar Rp 202,84 miliar. Alhasil, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 190,73 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp 14,35 miliar sebelumnya, menurut laporan keuangan perusahaan.
Manajemen PACK menjelaskan jumlah aset per 30 Juni 2026 sebesar Rp 5,26 triliun, naik 76% dari Rp 2,99 triliun pada 31 Desember 2025 karena uang muka investasi pada entitas asosiasi dan kas di bank. Jumlah liabilitas per 30 Juni 2026 sebesar Rp 73,91 miliar, turun 97% dari Rp 2,89 triliun pada 31 Desember 2025 akibat pelunasan hutang lain-lain atas investasi perusahaan. "Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) pada tanggal 27 Agustus 2026," ujar pengumuman BEI.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow