Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley Bekas

Smallest Font
Largest Font

Petugas KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok menggagalkan upaya penyelundupan lima unit sepeda motor Harley Davidson bekas terurai dan 20 unit rangka bekas asal China di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/8/2026), dilansir dari Detik Finance.

Penindakan tersebut dilakukan karena adanya ketidaksesuaian antara pemberitahuan dokumen dengan kondisi fisik barang impor. Selain itu, pemerintah juga melarang keras impor kendaraan bermotor dalam kondisi bekas.

Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi menjelaskan bahwa penindakan ini merujuk pada Pasal 2 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2025 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor dalam Keadaan Bukan Baru dan Limbah Non-B3.

"Persyaratan impor untuk barang bekas itu harus ada perizinan Kementerian Perdagangan yaitu Persetujuan Impor dan Laporan Surveyor," ujar Adhang dalam konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/8/2026).

Terdapat tiga perusahaan importir yang terlibat dalam kasus penyelundupan ini. PT PAS tercatat mengimpor dua unit motor Harley, PT TSS mengimpor tiga unit motor Harley-Davidson bekas, dan PT HPM membawa 20 unit rangka motor.

Para pelaku sengaja mencantumkan barang dalam dokumen sebagai suku cadang guna mengelabui petugas di lapangan saat proses pemeriksaan kepabeanan.

"Ya, untuk kepabeanannya sebenarnya mereka memberitahukannya kan part, ya. Memberitahukannya part dan sudah membayar bea masuk dan pajaknya. Tetapi tidak sinkron antara pemberitahuan dengan fisik barangnya.

Yang diberitahukan part, tetapi kedapatannya CKD, terurai. Yang harusnya adalah pemberitahuannya adalah sepeda motor, kan gitu. Tetapi karena bekas, tidak boleh," beber Adhang.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed