BCA Catat Laba Rp35,25 Triliun dan Diminati Investor Asing Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat laba bersih sebesar Rp35,25 triliun pada Juli 2026, meningkat 1,57% dibandingkan tahun sebelumnya, menurut laporan keuangan bulanan yang dipublikasikan pada Agustus 2026.

Raihan laba ini didorong oleh pendapatan bunga yang naik 1,48% menjadi Rp54,59 triliun, meski beban bunga juga meningkat 8,85% menjadi Rp7,88 triliun sehingga pendapatan bunga bersih mencapai Rp46,70 triliun, naik tipis 0,33% dari tahun lalu.

Pendapatan komisi BCA bertumbuh 8,37% menjadi Rp11,89 triliun dan pendapatan lain-lain melonjak 40,67% menjadi Rp757,77 miliar, sementara beban operasional lainnya berhasil ditekan turun 11,29% menjadi Rp3,47 triliun.

Kredit yang disalurkan oleh BCA tumbuh 8,38% yoy menjadi Rp1.000,88 triliun, didukung oleh dana pihak ketiga yang meningkat 8,23% menjadi Rp1.257,72 triliun, dengan dana murah CASA naik 10,86% menjadi Rp1.074,47 triliun, menurut data yang sama.

Seiring dengan kinerja keuangan tersebut, saham BBCA menjadi incaran investor asing pada perdagangan saham sesi I Selasa, 18 Agustus 2026, dengan nilai net buy sebesar Rp98,37 miliar, teratas di pasar saham Indonesia.

Investor asing juga melakukan pembelian saham di beberapa perusahaan lain seperti PT Aneka Tambang Tbk dan PT Bumi Resources Minerals Tbk, sementara sejumlah saham lain mengalami net sell asing, termasuk PT Indosat Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

Aksi beli asing pada BBCA terjadi di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,27% ke level 6.482,99 pada hari tersebut, menurut data Stockbit Sekuritas dan laporan CNBC Indonesia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed