Bank Indonesia Proyeksikan Konsumsi Masyarakat Melemah di September 2026

Smallest Font
Largest Font

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan konsumsi masyarakat akan melemah pada September 2026, namun tetap berada dalam level optimistis. Konsumsi diperkirakan kembali menguat pada Oktober dan mencapai puncak tertinggi pada Desember 2026, menurut hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) BI yang diterbitkan pada 11 Agustus 2026, dilansir dari Investor Daily.

Survei ini melibatkan sekitar 700 pengecer di 10 kota besar seperti Jakarta, Semarang, Bandung, dan Surabaya dengan metode purposive sampling. Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) untuk September 2026 turun ke angka 148,3 dari 159,8 pada periode sebelumnya, namun kembali naik menjadi 171,6 pada Desember 2026, lebih tinggi dari 153,8 di November 2026.

Bank Indonesia menjelaskan bahwa penurunan IEP pada September dipengaruhi oleh normalisasi pasca Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI), sementara kenaikan pada Desember didorong oleh Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal.

Seiring pelemahan konsumsi, tekanan inflasi pada September 2026 diperkirakan menurun dengan Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) sebesar 155,2, turun dari 178,0 pada Agustus 2026. Namun, IEH kembali meningkat menjadi 168,1 pada Desember 2026, sedikit lebih tinggi dari 167,5 di November 2026.

Direktur Eksekutif BI, Ramdan Denny Prakoso, menerangkan bahwa penjualan eceran pada Juli 2026 menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 0,9%, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli mencapai 224,4, didorong oleh peningkatan pada kelompok makanan, minuman, tembakau, suku cadang, aksesori, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.

Namun, secara bulanan, penjualan eceran Juli 2026 mengalami penurunan 0,3% akibat normalisasi permintaan setelah periode HBKN dan libur sekolah. Meski demikian, kinerja Juli 2026 lebih baik dibandingkan dengan Juli 2025 yang mencatat kontraksi 4,1% secara bulanan.

Untuk Juni 2026, IPR tercatat sebesar 225,0 dengan pertumbuhan yang didukung oleh kelompok suku cadang, aksesori, serta perlengkapan rumah tangga lainnya. Secara bulanan, penjualan eceran Juni 2026 tumbuh 0,7%, membaik dibandingkan realisasi bulan sebelumnya yang turun 1,5%. Perkembangan ini sejalan dengan terjaganya permintaan selama periode HBKN dan libur sekolah.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed