Baku Tembak di Kotabumi Lampung Utara, Buron Tewas

Smallest Font
Largest Font

Baku tembak pecah antara polisi dan buron kasus narkoba berinisial PHP di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, pada Selasa (25/8) pukul 02.45 WIB. PHP tewas, sementara tiga anggota polisi luka tembak. Kejadian bermula dari upaya penangkapan di lokasi yang diduga terkait senjata api ilegal.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengatakan penindakan dilakukan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan terjadi perlawanan menggunakan senjata api, sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur. "Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara.

Dalam proses penindakan tersebut terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Yuni.

Peristiwa itu diawali informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan senjata api. Petugas melakukan penyisiran di kawasan Muara Jaya yang saat itu sedang ada acara hiburan musik.

"Pria berinisial PHP tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas. Sementara itu, tiga anggota polisi mengalami luka," kata Yuni. Menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel, PHP saat kejadian sedang duduk bersama dua orang lainnya di teras rumah Fathul Huda di Kotabumi Udik. Ketika polisi datang dari berbagai arah, PHP berdiri, mengambil senjata api yang diselipkan di bagian perut, lalu berjalan mundur sambil mengacungkan senjata.

"Pelaku melakukan perlawanan aktif dengan menembakkan senjata ke arah anggota. Tim kemudian melakukan tindakan tegas untuk menghentikan ancaman tersebut," ujar Ivan. Ivan mengatakan PHP melepaskan tembakan sebanyak tiga kali dan petugas merespons dengan tindakan tegas terukur hingga PHP tersungkur di teras rumah. PHP kemudian dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi telah meninggal dunia.

Tiga polisi yang luka dalam kejadian ini masing-masing Aiptu Adizar, Aipda Adi Agus Candra, dan Brigpol Aryadi. Kombes Yuni merinci AA mengalami luka tembak pada kaki kanan, AAC mengalami luka gores pada pelipis, serta BA mengalami luka tembak pada bagian perut. Ketiganya dibawa untuk perawatan di Rumah Sakit Handayani Kotabumi, sedangkan BA kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo di Bandarlampung untuk penanganan lebih lanjut.

Jasad PHP dibawa ke RS Maria Regina Kotabumi, dan keluarga menyatakan penolakan autopsi. Polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna krom dengan gagang cokelat, dua butir amunisi kaliber 9 milimeter, serta tiga selongsong peluru. Kombes Yuni menyebut PHP merupakan DPO Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara dan diduga terkait jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah tersebut.

"Saat ini penyidik masih mendalami keterkaitan PHP dengan jaringan lainnya. Kami akan mendalami asal-usul senjata api tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat," kata Yuni.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed