Argentina Bungkam Inggris 2-1 untuk Tembus Final Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Argentina berhasil melaju ke babak final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris dengan skor tipis 2-1 pada laga semifinal di Stadion Atlanta, Georgia, Rabu, 15 Juli 2026. Gol kemenangan dramatis dari pemain pengganti Lautaro Martinez pada masa tambahan waktu memastikan langkah tim berjuluk La Albiceleste tersebut untuk menantang Spanyol di partai puncak.

Inggris sebenarnya sempat memimpin terlebih dahulu melalui gol penyerang Anthony Gordon pada menit ke-55 setelah memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers. Argentina kemudian menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh Enzo Fernandez pada menit ke-85 sebelum sundulan Martinez pada menit ke-92 mengunci kemenangan sang juara bertahan.

Sebelum pertandingan krusial ini berlangsung, gelandang Argentina Alexis Mac Allister sempat memberikan pandangannya mengenai bekal mentalitas timnya yang berpengalaman di fase gugur turnamen besar.

"Jelas bahwa memiliki pengalaman bermain di semifinal Piala Dunia adalah sebuah keuntungan, tetapi itu tidak menjamin apa pun," ujar Alexis Mac Allister, Gelandang Tim Nasional Argentina.

Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam skuad Tiga Singa yang belum pernah lagi mencapai babak final turnamen dunia sejak tahun 1966. Berbagai media menyoroti keputusan taktis pelatih Inggris, Thomas Tuchel, yang dinilai terlalu defensif dengan memasukkan banyak pemain bertahan saat timnya sedang unggul.

Slogan terkenal yang sering digaungkan oleh para pendukung Inggris untuk menyambut trofi juara kini kembali sirna di tengah kekecewaan mendalam.

"kembali ke rumah" kata Thomas Tuchel, Pelatih Tim Nasional Inggris.

Kegagalan ini juga membuat para penggemar kembali meratapi nasib skuad yang dijuluki sebagai tim nasional terbaik generasi ini.

"Tiga Singa" tutur Thomas Tuchel, Pelatih Tim Nasional Inggris.

Sementara itu, Pangeran William yang bertindak sebagai pelindung kerajaan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyampaikan pesan emosional melalui media sosial pribadinya setelah menyaksikan perjuangan Harry Kane dan kawan-kawan.

"Sangat kecewa. Inggris, Anda telah memberikan segalanya dan kami semua sangat bangga kepada Anda." ucap Pangeran William, Pangeran Wales.

Pangeran William juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen tim yang dinilainya telah berjuang habis-habisan sepanjang turnamen berlangsung.

"Terima kasih kepada semua orang di dalam dan di luar lapangan, untuk turnamen yang luar biasa ini. Perjuangan dan keyakinan yang kalian tunjukkan telah menginspirasi kami semua. Tim Inggris paling lengkap dalam sebuah turnamen. Tegakkan kepala kalian," tambah Pangeran William, Pangeran Wales.

Sebelum laga ini digelar, sang pangeran sempat berjanji akan terbang langsung melintasi Samudra Atlantik untuk memberikan dukungan nyata.

"pasti" ungkap Pangeran William, Pangeran Wales.

Dirinya sangat berharap tim asuhan Tuchel mampu melewati rintangan berat di babak semifinal ini.

"jika kita masuk ke final," lanjut Pangeran William, Pangeran Wales.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat berbincang dalam sebuah acara bincang-bincang sebelum keberangkatan tim ke Amerika Serikat.

"Ya, mungkin. Mungkin. Sampai jumpa di sana untuk pertandingan final." sebut Pangeran William, Pangeran Wales.

Bagi Pangeran William, pencapaian luar biasa bagi skuad Inggris di bawah arahan taktik modern Tuchel hanya memiliki satu parameter utama.

"memenanginya." tegas Pangeran William, Pangeran Wales.

Pangeran William menyukai filosofi menyerang yang dibawa oleh sang juru taktik asal Jerman tersebut, meski pada akhirnya strategi defensif di babak kedua laga semifinal justru menjadi bumerang bagi tim.

"Thomas, menurut saya, lebih memilih untuk tampil lebih terbuka—dan jika kami kalah, kami kalah dengan bermain sesuai cara yang kami inginkan. Dan jika Anda akan mencetak empat gol, kami akan mencetak lima gol. Dan saya pikir itu adalah sikap yang sangat baik." jelas Pangeran William, Pangeran Wales.

Ia juga memberikan pujian khusus kepada kapten tim nasional yang terus membuktikan ketajamannya di level internasional.

"Harry Kane bisa berakhir menjadi salah satu penyerang Inggris terhebat yang pernah kita lihat." pungkas Pangeran William, Pangeran Wales.

Pihak Istana Buckingham melalui akun resmi keluarga kerajaan juga turut mengunggah foto Harry Kane dan Jude Bellingham disertai ucapan penghibur bagi seluruh skuad yang sedang bersedih.

"Turut berduka cita untuk Harry dan tim. Meskipun kalian Tiga Singa mungkin sedang meratapi kekalahan hari ini, kalian tetap menjadi kebanggaan bangsa – dan akan bangkit kembali." tulis Keluarga Kerajaan Inggris, Istana Kerajaan.

Pertandingan final antara Argentina dan Spanyol dijadwalkan akan berlangsung pada hari Minggu, 19 Juli 2026, di Stadion New York New Jersey.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed