Andi Xu Menang Turnamen Golf The Indonesia Pro Am 2026
Pegolf asal China, Andi Xu, sukses menyabet gelar juara kategori individual dalam ajang The Indonesia Pro-Am 2026 yang berlangsung di Gunung Geulis Country Club, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Xu mengakhiri kompetisi internasional pertamanya di posisi teratas setelah mengumpulkan total skor 195 atau 18-di bawah-par. Atlet berusia 24 tahun tersebut berhasil menyalip rekan satu grupnya, Darcy Brereton, berkat raihan tiga birdie beruntun pada tiga hole terakhir.
Gelar ini menjadi capaian profesional perdana bagi Xu semenjak menyelesaikan masa studinya di bangku kuliah pada tahun 2024 lalu.
"Saya tidak melihat papan skor sampai hole ke-15, saat ada papan leaderboard di samping green. Saat itu skor saya 14-di bawah-par dan saya rasa saya tertinggal satu pukulan dari Darcy," ujar Xu.
Kemenangan Xu dipastikan setelah performanya membaik secara konsisten selepas mendapat catatan bogey pada hole ke-14.
"Akhirnya saya berhasil memasukkan pukulan birdie dari pinggiran green di sana (15), lalu membuat beberapa birdie lagi di tiga hole terakhir untuk menutup putaran akhir dengan kemenangan, unggul satu pukulan," sambungnya.
Pegolf yang baru menjalani musim perdananya di Asian Tour dan ADT ini membagikan kunci ketenangannya saat mengeksekusi pukulan di area green.
"Di green-green seperti ini, Anda tidak benar-benar tahu apakah putt sejauh 20 kaki itu akan masuk. Saya hanya berkata pada diri sendiri sebelum setiap putt, 'Lakukan saja putt yang bagus. Ini sama seperti semua putt yang Anda latih.
Jangan pikirkan skornya.' Dan kemudian bola-bola itu pun masuk."
Keberhasilan di Bogor ini diakui Xu memberikan kesan emosional tersendiri setelah sekian lama tidak merengkuh trofi.
"Rasanya luar biasa. Sejujurnya, sudah lama sekali saya tidak merasakan hal seperti ini. Kemenangan turnamen terakhir saya terjadi saat kuliah, dan bisa menang di panggung profesional seperti ini sangat berarti bagi saya."
Sementara pada kategori beregu, pasangan Parathakorn Suyasri (Thailand) dan Luke Evan Moore (Amerika Serikat) keluar sebagai juara usai membukukan skor total 180. Duet tersebut unggul satu pukulan dari pasangan Gabriele De Barba dan Andree Harahap.
"Saya sangat senang. Luke adalah seorang pemain yang sangat menakjubkan. Dia sangat memahami kondisi lapangan Gunung Geulis ini.
Kami menjadi tim yang sangat baik. Kami memiliki 3 hari yang sangat menyenangkan," jelas Suyasri.
Format kompetisi Pro-Am yang diprakarsai oleh penyelenggara dan didukung sponsor seperti Combiphar serta Nomura dinilai memberikan warna baru bagi perkembangan golf nasional.
"Setelah menyelenggarakan turnamen ADT sejak 2016 di Gunung Geulis, kami mengubah format menjadi pro-am melalui The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura pada 2023, tepatnya 4 tahun lalu. Jadi, selain menampilkan nomor individual, turnamen ini pun mengedepankan kategori beregu (pro-am), yang ternyata disukai para amatir kita," kata Michael Wanandi selaku Presiden Direktur Combiphar.
Turnamen ini turut memberikan kesempatan bagi para pegolf dalam negeri untuk menguji kemampuan melawan pemain papan atas internasional.
"The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura memberikan platform bagi para pegolf nasional kita untuk grow the game. Hasilnya, kami cukup senang 3 pegolf kita, Kevin C. Akbar, Peter Gunawan, dan Amadeus Susanto, bisa compete dengan para pegolf luar hingga putaran akhir. Kami berharap tahun depan akan banyak pegolf kita yang juga bisa bersaing dengan pegolf-pegolf ADT," timpal Presiden Direktur Gunung Geulis Country Club Agung Budiman.
Wakil Indonesia, Kevin C. Akbar, mencatatkan diri sebagai pegolf lokal dengan pencapaian terbaik setelah finis di posisi T6 dengan raihan total 11-di bawah-par.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow