Anak Tukang Bengkel Raih Beasiswa Kuliah Gratis di UGM
Impian mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri favorit tanpa biaya kini dirasakan oleh Andini Dwi Lestari. Anak seorang tukang bengkel ini berhasil diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) secara gratis melalui jalur beasiswa.
Keberhasilan tersebut diperoleh Andini melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Seperti dikutip dari Detikcom, ia sukses tercatat sebagai mahasiswa program studi Manajemen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).
Pencapaian ini tidak lepas dari konsistensi Andini dalam mempertahankan prestasi akademik sejak masa SD hingga SMA. Ia kerap menduduki peringkat pertama di kelasnya dan menjadi siswa eligible utama di sekolahnya.
Selain unggul di kelas, Andini juga aktif mengikuti kompetisi. Salah satunya adalah kompetisi bidang ekonomi dalam Olimpiade Sains Nasional tingkat Kota Cirebon pada tahun 2025.
Keterbatasan ekonomi keluarga tidak mematahkan semangatnya hingga ia memperoleh beasiswa pendidikan unggul bersubsidi 100 persen dari pihak kampus.
"Alhamdulillah, senang sekali melihat nominal UKT nol rupiah karena bisa membantu meringankan beban keluarga dalam biaya kuliah," katanya dikutip dari laman UGM, Rabu (8/7/2026).
Kondisi ini memberikan kelegaan bagi sang ibu, Siti Patonah, yang sebelumnya mengkhawatirkan pembiayaan kuliah, biaya hidup, dan tempat tinggal selama di Yogyakarta.
Siti Patonah kini bersyukur karena salah satu anggota keluarganya memiliki peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui jalur akademik.
"Yang penting Andini bisa masuk kuliah dulu. Soal biaya, kami yakin selalu ada jalan dan bisa diusahakan nanti, termasuk mencari beasiswa," ujar Siti.
Sebagai orang tua, Siti bersama suaminya senantiasa menekankan pentingnya perpaduan antara doa, usaha keras, dan semangat kepada anak-anak mereka.
"Saya selalu berpesan kepada Andini agar jangan pernah putus asa, terus berusaha, dan berdoa. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan besok harus lebih baik dari hari ini. Jangan sampai mengecewakan Bapak dan Ibu," tuturnya.
Mengenai rahasia prestasinya, Andini menjelaskan bahwa kunci utamanya terletak pada kemampuan manajemen waktu dan skala prioritas yang baik sebagai pelajar.
Langkah nyata yang dilakukannya adalah membagi waktu secara seimbang antara belajar, bermain, serta kegiatan luar kelas lainnya demi meraih cita-cita.
"Saya juga selalu mengingat mimpi jangka panjang saya untuk menjadi pengusaha sehingga saya lebih bersemangat untuk belajar," katanya.
Andini berharap kisah perjuangannya dapat memotivasi para pelajar lain yang menghadapi situasi serupa untuk tidak berhenti berikhtiar.
"Terus semangat belajar, berusaha, dan berdoa. Kalau kita bersungguh-sungguh dalam berikhtiar, pasti akan ada jalan," pesannya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow