Airlangga Hartarto Resmikan Indonesia Bullion Market Association

Smallest Font
Largest Font

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Jakarta, pada Kamis (20/8/2026). Pembentukan wadah ini bertujuan untuk mendorong pengembangan pasar bullion nasional yang efisien, kredibel, dan berkelanjutan melalui integrasi ekosistem industri emas dari hulu ke hilir.

Asosiasi ini hadir sebagai mitra strategis regulator yang menghubungkan sektor pertambangan, jasa keuangan, hingga pemurnian dan manufaktur. Langkah ini juga mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 8 persen pada tahun 2029 sebagaimana dilaporkan Investor Daily.

Hingga saat ini, lembaga bullion bank di Indonesia telah mengelola lebih dari 170 ton emas, dengan 153 ton di antaranya dikelola oleh PT Pegadaian (Persero). Capaian tersebut menjadi fondasi utama dalam pembentukan pasar bullion nasional yang terintegrasi.

Ketua Umum IBMA Selfie Dewiyanti menyatakan bahwa pembentukan asosiasi ini akan mengubah lanskap industri emas domestik secara signifikan.

"Kehadiran IBMA diharapkan menjadi platform utama bagi seluruh pelaku industri untuk membangun pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan berstandar internasional. Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara penghasil emas, tetapi juga berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa bullion di kawasan yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap investasi, pendalaman pasar keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Selfie Dewiyanti, Ketua Umum IBMA.

Guna menunjang operasional organisasi, PT Pegadaian (Persero) telah menyediakan kantor sekretariat dan ruang rapat yang berlokasi di lantai dua Pegadaian Tower.

"Kami meyakini bahwa penempatan sekretariat IBMA di lingkungan Pegadaian Tower merupakan pilihan yang tepat. Kawasan Pegadaian telah berkembang menjadi salah satu pusat ekosistem emas nasional. Di sini telah tersedia berbagai fasilitas yang saling terintegrasi, mulai dari layanan Bullion Pegadaian, Penyimpanan Vault berstandar internasional, ATM Emas, Galeri 24, G-Lab, pusat lelang emas, hingga berbagai kegiatan bazar emas yang secara rutin diselenggarakan. Masyarakat pun telah mengenal kawasan ini sebagai destinasi untuk berinvestasi emas, memperoleh pembiayaan berbasis emas, maupun menikmati berbagai layanan lainnya yang mendukung perkembangan industri bullion Indonesia," kata Selfie Dewiyanti, Ketua Umum IBMA.

Pembentukan IBMA diinisiasi oleh 11 pendiri, antara lain PT Pegadaian (Persero), PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Hartadinata Abadi Tbk, UBS Gold, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk. Asosiasi ini diharapkan dapat mempercepat hilirisasi komoditas emas dan meningkatkan likuiditas instrumen keuangan berbasis emas di Indonesia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed