Wapres Tanzania Emmanuel Nchimbi Mengundurkan Diri Usai Perselisihan
Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi secara mengejutkan mengundurkan diri dari jabatannya pada Selasa, 25 Agustus 2026, menyusul perselisihan politik dengan Presiden Samia Suluhu Hassan. Langkah tersebut mencatatkan sejarah baru sebagai pengunduran diri wakil presiden yang pertama di negara Afrika Timur tersebut.
Pengunduran diri ini terjadi kurang dari 10 bulan setelah Nchimbi dilantik mendampingi Presiden Samia. Pasangan kepemimpinan ini sebelumnya memenangi pemilihan presiden pada Oktober 2025 dan resmi dilantik pada November setelah mengantongi 98 persen suara.
Proses pemilu tersebut diwarnai sengketa dan memicu kerusuhan politik. Menurut penyelidikan resmi komisi pemerintah pada April, sedikitnya 518 orang tewas akibat penyebab tidak wajar, sementara lebih dari 2.000 orang lainnya mengalami luka-luka.
Keputusan Nchimbi untuk meletakkan jabatan disebut sebagai bentuk pemenuhan ikrar politik yang pernah ia sampaikan kepada presiden pada Agustus 2025.
"Saya telah menjadi yakin, tanpa keraguan, bahwa presiden menginginkan perubahan, dan oleh karena itu saya telah memutuskan untuk memenuhi janji saya," kata Nchimbi.
Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dari partai berkuasa Chama Cha Mapinduzi (CCM) serta dukungan dari masyarakat. Ia memenangi pemilu sebagai pasangan Hassan sebelum akhirnya hubungan politik kedua pemimpin merenggang akibat seruan reformasi konstitusi.
"Konstitusi baru ini harus mengarahkan kita pada pembangunan martabat dan nilai kemanusiaan, bukan sekadar capaian ekonomi," ujar Nchimbi.
Pernyataan tersebut disampaikan Nchimbi dalam acara lembaga hak asasi manusia di Dar es Salaam pada Juli. Gagasan itu memicu kritik tajam dari internal partai penguasa karena dinilai menyerupai agenda utama kelompok oposisi.
"Saya telah memutuskan untuk pensiun sepenuhnya dari dunia politik dan pelayanan publik," kata Nchimbi.
Ketegangan politik juga diwarnai pembekuan izin terbit surat kabar MwanaHALISI selama enam bulan oleh otoritas setempat. Sanksi administrasi tersebut dijatuhkan setelah media tersebut memberitakan laporan mengenai perselisihan internal antara Nchimbi dan Presiden Hassan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow