Update Windows 11 KB5121003 Memicu Crash Berbagai Game PC
Pembaruan terbaru Windows 11 memicu gangguan serius berupa kelumpuhan dan sistem beroperasi tidak responsif pada sejumlah permainan komputer, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Masalah tersebut terdampak pada perangkat yang menjalankan sistem operasi Windows 11 versi 24H2 dan 25H2.
Sejumlah judul permainan terpengaruh oleh gangguan ini, seperti ARC Raider, MARVEL Tokon: Fighting Souls, serta The Finals. Pengguna yang terdampak melaporkan kemunculan pesan kesalahan EXCEPTION_ACCESS_VIOLATION hingga sistem yang mengalami restart secara mendadak saat menjalankan permainan.
Microsoft mengonfirmasi adanya laporan gangguan sistem ini setelah merilis pembaruan perangkat lunak KB5121003 pada 11 Agustus 2026. Perusahaan teknologi tersebut kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pemicu utama kegagalan fungsi tersebut.
"Menyusul rilis update Windows pada 11 Agustus 2026 (KB5121003) dan setelahnya, Microsoft menerima laporan tentang masalah yang melibatkan game tidak mampu dijalankan seperti yang diharapkan," tulis Microsoft dalam dashboard update rilis, seperti dikutip dari Bleeping Computer, Jumat (21/8/2026).
Perusahaan memberikan saluran pelaporan bagi pengguna yang mengalami gangguan melalui platform Feedback Hub sembari mengumpulkan bukti teknis tambahan.
"Saat ini kami sedang menyelidiki untuk menentukan apakah masalah ini disebabkan oleh Microsoft. Kami akan memberikan update ketika informasi lebih lanjut tersedia," kata Microsoft.
Pembaruan KB5121003 sejatinya diluncurkan untuk membenahi 400 celah keamanan sistem, pembaruan fitur Secure Boots, serta peningkatan performa File Explorer dan Windows Search.
Pengembang game Embark Studios menyatakan pemicu utama kegagalan operasi sistem pada permainan seperti ARC Raider berasal dari penyesuaian driver kernel Windows bernama inpoutx64.sys. Pihak pengembang sedang mengupayakan penanganan internal tetapi belum menetapkan tanggal rilis perbaikan resmi.
Sebagai langkah penanganan darurat, pengembang menyarankan pengguna untuk mematikan driver inpoutx64.sys melalui Command Prompt, atau mengembalikan versi pembaruan lewat menu pengaturan Update History meski berisiko kehilangan proteksi keamanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow