Trump Tunda Tarif Baru Impor Kanada Selama Tiga Hari
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan menunda pemberlakuan tarif baru sebesar 50 persen terhadap sejumlah produk impor asal Kanada selama tiga hari, Selasa (18/08/2026), seiring majunya proses perundingan dagang kedua negara seperti dilansir dari Investor Daily. Penundaan kebijakan tarif yang semula dijadwalkan berlaku mulai Selasa tengah malam tersebut dilakukan karena tercapainya kesepakatan awal antarkedua belah pihak, meski dokumen resminya masih diproses. Kantor Perwakilan Dagang AS menyatakan kesepakatan mencakup akses pasar produk AS, keamanan ekonomi, penyelarasan perdagangan digital, serta komitmen Kanada mengatasi bea produk susu, alkohol, dan kendaraan bermotor.
Perundingan ini berupaya menyelamatkan potensi kerugian sektor industri kayu, anggur, dan produk susu Kanada yang terancam terkena penalti tarif impor senilai sekitar US$20 miliar.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengonfirmasi adanya dinamika positif dalam pembicaraan intensif tersebut, namun menegaskan tahap negosiasi belum selesai secara keseluruhan. "Kemajuan substansial telah dicapai, meskipun masih ada pekerjaan penting yang harus dilakukan," ujar Mark Carney, Perdana Menteri Kanada.
Kedua negara juga masih mematangkan formulasi tarif kendaraan bermotor dari 25 persen menjadi 15 persen, termasuk formula penghitungan komponen lokal Amerika Utara. Di samping fokus pada negosiasi bersama pemerintah AS, pihak Kanada terus berupaya menjaga stabilitas dan kemandirian sektor bisnis domestiknya.
"Kanada tetap fokus membangun ekonomi yang lebih kuat, lebih mandiri, dan lebih kompetitif di dalam negeri," kata Mark Carney, Perdana Menteri Kanada. Sebagai langkah tambahan, Departemen Perdagangan AS kini memperbarui aturan pembaruan sertifikasi kandungan komponen lokal bagi produsen mobil di Kanada dan Meksiko menjadi sekali dalam setahun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow