Trump Pindah Pesawat Lewat Truk Katering akibat Ancaman Iran

Smallest Font
Largest Font

Presiden Amerika Serikat Donald Trump diam-diam dievakuasi dari pesawat Air Force One menggunakan truk katering bandara di Ankara, Turki, pada 8 Juli 2026. Langkah darurat ini diambil Dinas Rahasia AS setelah menerima laporan intelijen mengenai ancaman serangan rudal dari Iran.

Trump yang baru menghadiri KTT NATO dipindahkan ke pesawat militer C-32A yang lebih kecil. Sementara itu, pesawat Air Force One tetap lepas landas menuju Inggris membawa rombongan pejabat senior dan awak media guna mengelabui potensi ancaman.

Pejabat Turki menyatakan laporan ancaman serangan tersebut merupakan rekayasa intelijen Israel. Rekayasa itu dinilai bertujuan menggagalkan negosiasi pembukaan Selat Hormuz serta merusak hubungan diplomatik antara Ankara dan Teheran.

Laporan media MEE mencatatkan penilaian dari salah satu sumber intelijen mengenai laporan yang disampaikan kepada pihak AS pada 8 Juli lalu.

"Tentu saja, kami menanggapi laporan itu dengan sangat serius dan mencoba membantu rekan-rekan Amerika kami sebisa mungkin... Namun, sangat jelas bagi kami bahwa laporan ini sama sekali tidak benar," kata salah satu sumber, dilansir dari MEE.

Di dalam kabin media Air Force One, wartawan sempat diminta menutup tirai jendela penerbangan. Trump memberikan tanggapan saat ditanya mengenai alasan perintah tersebut.

"Tapi jika saya jatuh, kalian juga jatuh. Benar kan?" kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Gedung Putih menegaskan bahwa penggunaan berbagai sarana pengamanan dilakukan demi melindungi keselamatan presiden dari segala bentuk potensi bahaya luar negeri.

"Ada banyak musuh Amerika yang mengincarnya, dan kami menggunakan setiap alat yang kami punya untuk mengatasi ancaman itu," kata Steve Cheung, Direktur Komunikasi Gedung Putih.

Pemerintah AS memperketat protokol keamanan Trump menyusul memuncaknya ketegangan politik dengan Iran. Para pengamat menilai potensi ancaman terhadap keselamatan Presiden AS diprediksi tetap tinggi selama situasi kawasan belum sepenuhnya stabil.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed