Swayasa Prakarsa Alokasikan Rp12,2 Miliar Dana IPO untuk Operasional
PT Swayasa Prakarsa Tbk mengalokasikan Rp12,2 miliar dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) untuk penguatan modal kerja dan operasional perseroan. Masa penawaran awal atau bookbuilding saham berkode SWAP ini dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 Agustus 2026.
Penggunaan dana modal kerja tersebut diperuntukkan bagi pembelian bahan baku sebesar Rp5 miliar, operasional Rp4,6 miliar, serta kegiatan pemasaran sebesar Rp2 miliar. Selain itu, perseroan menganggarkan Rp2,3 miliar untuk pembelian peralatan produksi, Rp1 miliar untuk pengembangan portofolio produk, Rp500 juta untuk peningkatan SDM, dan Rp400 juta bagi sistem informasi.
Guna menghimpun dana bruto hingga Rp45,22 miliar, emiten manufaktur kesehatan terafiliasi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini melepas 323 juta saham baru atau setara 30,3 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Harga penawaran awal ditetapkan pada kisaran Rp130 hingga Rp140 per saham dengan PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana penawaran.
Penggalangan dana publik ini mendukung komersialisasi portofolio produk berbasis riset inovasi anak bangsa yang dikembangkan perseroan sejak berdiri pada 2012. Lini produk tersebut mencakup alat kesehatan seperti RZ-VAC Negative Pressure Wound Therapy, INA-SHUNT, CeraSpon, Gama-CHA, Ventilator Venindo, hingga Digital Breath Analyzer.
Selain mengembangkan produk obat tradisional dan pangan fungsional, perseroan juga memperluas jaringan kolaborasi hilirisasi riset kesehatan. Terbaru pada Juni 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk resmi menginisiasi kerja sama strategis bersama Universitas Hasanuddin untuk pengembangan inovasi kesehatan nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow