Suku Bunga The Fed Tertahan Perpecahan Internal FOMC Picu Gejolak
Keputusan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, untuk menahan suku bunga acuan pada 29 Juli 2026 justru memicu kemerosotan tajam pada tiga indeks utama Wall Street, seperti dilansir dari Investor Daily. Penurunan harian terburuk dalam lebih dari satu tahun terakhir dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite pascapengumuman kebijakan moneter tersebut. Kepemimpinan Ketua Dewan Gubernur The Fed yang baru, Kevin Warsh, diuji oleh lonjakan inflasi tahunan AS hingga 4,2 persen pada Mei 2026 yang dipicu tarif impor serta kenaikan harga bahan bakar.
Hasil pertemuan Federal Open Market Committee tidak dicapai secara bulat karena tiga anggota, yaitu Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan, mengajukan penolakan dan mendesak kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Perpecahan ini mengukir sejarah baru sejak 1970 sebagai jumlah penolakan terbanyak terhadap Ketua The Fed di awal masa jabatannya, sekaligus kejadian pertama sejak September 2016 di mana tiga anggota mendesak arah kebijakan yang sama. Ketiadaan kekompakan ini bersamaan dengan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang yang berpotensi membengkakkan biaya pinjaman serta memperlambat investasi pada sektor kecerdasan buatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow