Semen Indonesia Raih Pendapatan Rp 17,65 Triliun Semester I 2026
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 17,65 triliun pada semester I-2026. Hasil tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 13 persen dibandingkan perolehan periode yang sama tahun 2025 lalu sebesar Rp 15,61 triliun, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Kenaikan pendapatan perseroan diikuti oleh peningkatkan beban pokok pendapatan sebesar 11 persen menjadi Rp 13,85 triliun dari sebelumnya Rp 12,47 triliun.
Kondisi ini membuat laba kotor emiten semen tersebut berada di angka Rp 3,79 triliun selama enam bulan pertama tahun ini, atau tumbuh 21 persen dari Rp 3,13 triliun. Pada saat yang sama, perseroan mencatat beban penjualan membengkak menjadi Rp 1,47 triliun serta beban umum dan administrasi naik ke angka Rp 1,64 triliun. Rekapitulasi beban tersebut membuat laba bersih SMGR berada pada level Rp 207,01 miliar.
Meskipun demikian, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan tercatat mencapai Rp 228,25 miliar. Angka tersebut melesat 471 persen dibandingkan capaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 39,97 miliar.
Pergerakan saham SMGR pada perdagangan Senin (31/8/2026) ditutup melemah 1,33 persen ke posisi Rp 1,480. Sepanjang tahun berjalan (ytd), pergerakan harga saham emiten manufaktur ini mencatatkan penurunan hingga 43,94 persen. Dari sisi penilaian saham, rasio price to book value (PBV) SMGR berada di level 0,23 kali. Sementara itu, price earning ratio (PER) yang disetahunkan tercatat sebesar 21,89 kali, dengan total nilai kapitalisasi pasar perseroan mencapai Rp 9,99 triliun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow