Saham YPAS Memimpin Top Gainers BEI Sepekan
PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) memimpin daftar pencetak keuntungan tertinggi atau top gainers di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan periode 10 hingga 14 Agustus 2026 setelah melesat 90,4 persen.
Seperti dilansir dari Investor Daily, pergerakan saham YPAS melonjak signifikan dari posisi Rp 630 menjadi Rp 1.200 per lembar saham pada penutupan pekan ini.
Sejumlah saham lain juga mencatatkan penguatan besar di papan perdagangan, seperti PT Ekadharma International Tbk (EKAD) yang melejit 76,5 persen ke Rp 316 dan PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) yang melompat 74,4 persen menjadi Rp 464.
Pertumbuhan harga saham turut dirasakan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) sebesar 60,5 persen ke Rp 1.605, PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) naik 59,4 persen ke Rp 126, serta PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang terangkat 40,7 persen ke level Rp 76.
Deretan saham berkinerja positif sepekan ini ditutup oleh PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) yang menguat 33,9 persen menjadi Rp 71, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) naik 30,8 persen ke Rp 195, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) terangkat 30,6 persen ke Rp 478, dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) terkerek 29,1 persen menjadi Rp 102.
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan tipis 0,12 persen dari posisi 6.409,6 pada pekan lalu menjadi 6.401,8 pada penutupan pekan ini.
Meskipun IHSG melemah, nilai kapitalisasi pasar BEI justru menebal 0,28 persen atau bertambah Rp 53 triliun dari Rp 11.212 triliun menjadi Rp 11.243 triliun.
Di kelompok top losers, PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) mencatatkan penurunan paling dalam hingga 49,3 persen dari Rp 770 menjadi Rp 390 per lembar saham.
Pelemahan tajam juga dialami PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang merosot 18,2 persen ke Rp 466, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) terkoreksi 18,06 persen menjadi Rp 177, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) terpangkas 17,7 persen ke Rp 860.
Saham berkinerja buruk lainnya meliputi PT Voksel Electric Tbk (VOKS) yang turun 15,5 persen ke Rp 228, PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) tergelincir 14,6 persen ke Rp 555, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) merosot 13,5 persen ke Rp 370, PT Pikko Land Development Tbk (RODA) melemah 13,5 persen ke Rp 64, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) jatuh 13 persen ke Rp 535, serta PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) terpangkas 12,9 persen menjadi Rp 81.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow