Saham GOTO Keluar dari Indeks MSCI Global Standard

Smallest Font
Largest Font

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi dikeluarkan dari Indeks MSCI Global Standard efektif mulai Selasa (1/9/2026). Kebijakan ini merupakan hasil pengkajian ulang indeks MSCI Inc periode Agustus 2026 yang berlaku sejak penutupan perdagangan Senin (31/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Keluarnya GOTO dari indeks tersebut memicu lonjakan aksi jual pasar reguler Bursa Efek Indonesia pada Jumat (28/8/2026). Antrean jual saham GOTO pada tingkat harga Rp 50 menyentuh 378.815.848 lot saham atau senilai Rp 1,89 triliun, disertai catatan jual bersih (net sell) investor asing mencapai Rp 96,6 miliar.

Tekanan terhadap saham perseroan juga bertepatan dengan rencana Bursa Efek Indonesia menurunkan batas minimum harga saham dari Rp 50 menjadi Rp 1. Kebijakan ini diperkirakan membuka potensi pergerakan harga saham gocap di pasar modal.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai penyesuaian aturan tersebut berpeluang memberikan kepastian bagi pemodal.

"GOTO tetap bergantung pada fundamental, sentimen, serta kekuatan jual-belinya," kata Liza dalam ulasannya.

Di tengah dinamika pasar tersebut, Catherine Hindra Sutjahyo mengajukan surat pengunduran diri dari posisi Wakil Direktur Utama GOTO pada Jumat (28/8/2026).

Direktur GOTO RA Koesoemohadiani menyampaikan bahwa pengunduran diri eksekutif perseroan tersebut dipicu oleh pertimbangan pribadi.

"Selanjutnya, perseroan akan mengikuti dan menjalankan ketentuan yang diatur di dalam POJK 33/2014, Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (POJK 15/2020) dan Anggaran Dasar Perseroan untuk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham dan meminta persetujuan dari pemegang saham atas pengunduran diri anggota Direksi tersebut," kata RA Koesoemohadiani.

Manajemen perseroan langsung menjadwalkan mekanisme pengambilan keputusan pemegang saham terkait perubahan struktur jajaran direksi tersebut.

"Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan dengan agenda persetujuan atas pengunduran diri pihak sebagaimana tersebut di atas akan dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2026," kata RA Koesoemohadiani.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed