Saham AADI dan ITMG Jadi Pilihan Utama Sektor Batu Bara
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menjadi pilihan utama di sektor batu bara dengan rekomendasi beli, seiring proyeksi normalisasi harga komoditas tersebut pada semester II-2026. Hal itu disampaikan oleh KB Valbury Sekuritas dan BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbaru yang dilansir dari Investor Daily pada Selasa (18/8/2026).
BRI Danareksa Sekuritas menetapkan target harga saham AADI mencapai Rp 12.400, sedangkan saham ITMG dipatok sebesar Rp 34.000. Penilaian tersebut didasari pandangan bahwa valuasi saham batu bara saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental akibat faktor ketidakpastian kebijakan pasar.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Kafi Ananta memperkirakan harga batu bara tidak akan anjlok drastis. Penurunan harga diperkirakan tertahan oleh percepatan pemenuhan kewajiban pasar domestik serta preferensi pembeli dalam menjaga level persediaan.
"Revisi naik dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) berpotensi membuka tambahan pasokan pada semester II-2026," tulis Erindra dan Kafi dalam risetnya.
Pihak BRI Danareksa Sekuritas tetap mempertahankan pandangan overweight untuk sektor batu bara secara umum, meskipun pandangan taktis tiga bulan diturunkan menjadi netral.
"Kami tetap menyukai emiten yang memiliki katalis spesifik perusahaan, dukungan dividen, dan ruang aman dari sisi valuasi," ungkap Erindra.
Secara terpisah, KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi trading buy untuk saham AADI dengan target harga harian Rp 9.575 dan kisaran harga masuk (entry price) di Rp 9.175–9.425. Secara teknikal, level batas atas (resistance) AADI berada di Rp 9.575 dan batas bawah (support) di Rp 9.175.
"Waspada jika harga menembus Rp 9.175. Stop loss di level Rp 8.775," tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya.
Pergerakan saham AADI tercatat melesat 4,1% ke level Rp 9.425 pada perdagangan Jumat (14/8/2026). Dalam sepekan terakhir sebelum analisis diterbitkan, saham AADI menguat 2,7%, melonjak 12,5% dalam sebulan, serta mencatatkan kenaikan 35,1% sepanjang tahun berjalan (year to date).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow