Rupiah Menguat 28 Poin dalam Pekan Ini Menjadi Rp 17.693 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencatatkan penguatan sebesar 28 poin atau 0,15 persen sepanjang pekan lalu. Berdasarkan data perdagangan periode 24 Agustus hingga 28 Agustus 2026, pergerakan kurs bergerak dari Rp 17.721 menuju posisi Rp 17.693 per dolar AS, seperti dikutip dari Investor Daily.
Dinamika pasar uang dimulai pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026, ketika rupiah dibuka melemah tipis 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp 17.698 per dolar AS. Pada penutupan hari yang sama, mata uang Garuda melanjutkan pelemahan sebesar 27 poin atau 0,15 persen hingga tertahan di posisi Rp 17.721 per dolar AS.
Tekanan terhadap mata uang domestik masih berlanjut pada Selasa, 25 Agustus 2026. Rupiah dibuka melemah 2 poin atau 0,01 persen di posisi Rp 17.723 per dolar AS dan bertahan pada tingkat harga tersebut hingga sesi perdagangan berakhir.
Upaya pemulihan mulai terlihat pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. Kurs rupiah dibuka menguat 28 poin atau 0,16 persen ke level Rp 17.695 per dolar AS, walaupun akhirnya ditutup melemah tipis 2 poin atau 0,01 persen ke tingkat Rp 17.725 per dolar AS.
Koreksi cukup tajam sempat melanda pada Kamis, 27 Agustus 2026. Rupiah dibuka merosot 56 poin atau 0,32 persen ke posisi Rp 17.781 per dolar AS dan memangkas penurunannya saat penutupan dengan melemah 19 poin atau 0,11 persen di posisi Rp 17.744 per dolar AS.
Arah pergerakan berbalik secara signifikan pada sesi perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026. Rupiah ditransaksikan dibuka menguat 26 poin atau 0,15 persen pada angka Rp 17.718 per dolar AS, lalu melanjutkan tren positifnya hingga ditutup naik 51 poin atau 0,29 persen ke posisi Rp 17.693 per dolar AS.
Laju penguatan mata uang nasional di penghujung pekan ditopang oleh respons positif para pelaku pasar atas penetapan pimpinan baru di Bank Indonesia. Pengumuman Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia terpilih untuk masa jabatan 2026–2031 memberikan sentimen positif bagi pergerakan nilai tukar.
Prospek pergerakan mata uang pada Senin, 31 Agustus 2026 diproyeksikan masih berada dalam rentang yang berfluktuasi dengan kecenderungan melemah. Estimasi perdagangan awal pekan diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 17.690 hingga Rp 17.750 per dolar AS.
"Rupiah untuk pada perdagangan sepekan ke depan (diprediksi) bergerak di sekitar Rp 17.600-Rp 17.900 per dolar AS," kata Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, dikutip pada Minggu (30/8/2026).
Perkembangan nilai tukar untuk satu pekan mendatang bakal dipengaruhi sejumlah faktor global. Fokus perhatian pasar tertuju pada rilis data inflasi internasional, di samping eskalasi ketegangan geopolitik antara AS dan Iran di kawasan Timur Tengah serta konflik Rusia-Ukraina di Eropa Timur.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow