Rupiah Menguat ke Rp 17693 per Dolar AS
Mata uang rupiah ditutup menguat 51 poin atau 0,29 persen ke level Rp 17.693 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026. Penguatan ini dipicu sentimen positif pasar atas penetapan Gubernur Bank Indonesia terpilih serta perkembangan ekonomi global, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Pergerakan nilai tukar domestik menghentikan posisi sebelumnya yang berada di level Rp 17.744 per dolar AS. Pengangkatan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031 oleh Komisi XI DPR RI menjadi faktor utama pendorong kepercayaan pasar.
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi memberikan penilaian terkait respons pasar terhadap keputusan legislatif tersebut.
"Pasar merespon positif terhadap Komisi XI DPR RI secara resmi telah menyetujui dan menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih untuk periode 2026–2031," ungkap Ibrahim dalam keterangannya pada Jumat (28/8/2026).
Destry Damayanti sebelumnya menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri. Presiden Prabowo Subianto kemudian mengajukan Destry sebagai calon tunggal dalam uji kelayakan dan kepatutan.
Di sisi lain, kondisi geopolitik global masih diwarnai ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang tak kunjung usai, ditambah eskalasi konflik di Eropa Timur akibat serangan balasan Rusia terhadap Ukraina. Dari sektor moneter, rilis data inflasi pengeluaran konsumsi pribadi AS sebesar 3,7 persen memicu spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Ibrahim memaparkan dampak indikator ekonomi AS tersebut terhadap ekspektasi arah kebijakan moneter mendatang.
"Data terbaru telah memperumit prospek pelonggaran moneter. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), tolok ukur inflasi pilihan Fed, naik 3,7% dalam periode satu tahun hingga Juli, yang memperkuat spekulasi bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga tahun ini," papar Ibrahim.
Berdasarkan pantauan perangkat CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga bank sentral AS kini tercatat sebesar 34 persen untuk bulan September dan meningkat hingga 74 persen pada Desember mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow