Rupiah dan IHSG Melemah di Pembukaan Perdagangan
Rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS dan IHSG turut turun pada sesi pagi Senin, 31 Agustus 2026. Bloomberg mencatat pada pukul 09.18 WIB rupiah melemah 58 poin atau 0,33 persen menjadi Rp17.751 per dolar, sementara IHSG berada di 6.501,87.
Pergerakan mata uang di kawasan juga cenderung negatif, dengan rupiah menjadi yang terdalam melemah pada awal perdagangan pagi. Sementara ringgit Malaysia melemah 0,20 persen, baht Thailand turun 0,16 persen, dan peso Filipina melemah 0,12 persen.
Dari sisi kebijakan moneter AS, Reuters mengaitkan pelemahan rupiah dengan sinyal hawkish yang disebut muncul dari The Fed. Ketua Federal Reserve AS Kevin Warsh menyiratkan perlunya kenaikan suku bunga bila inflasi dinilai belum kembali ke target 2 persen bank sentral.
Pertimbangan tersebut disampaikan Warsh dalam pidatonya yang menyoroti kondisi ketika inflasi tidak kunjung mereda, di mana The Fed masih memiliki banyak pekerjaan.
The Fed melalui Kevin Warsh menyatakan "The Fed memiliki banyak pekerjaan" jika inflasi tak kunjung mereda, kata Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve AS.
Selain faktor The Fed, pelemahan rupiah juga terjadi ketika harga minyak dunia kembali naik. Brent disebut terangkat ke level USD90,3 per barel.
Di pasar saham, IHSG dibuka di 6.511,10 lalu sempat bergerak mengikuti dinamika perdagangan pada awal sesi. RTI Business mencatat pada pukul 09.18 WIB IHSG berada di 6.501,87 dengan rentang pergerakan 6.494,72 hingga 6.525,11.
RTI Business juga melaporkan komposisi pergerakan saham saat itu: 325 saham menguat, 199 saham melemah, dan 196 saham stagnan.
Hingga saat yang sama, nilai transaksi IHSG mencapai Rp2,384 triliun. Nilai turnover tersebut berasal dari penjualan 5,14 miliar saham melalui 367.063 kali transaksi, menurut RTI Business.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow