Ridho Rahmadi Mundur dari Jabatan Ketua Umum Partai Ummat
Majelis Syura Partai Ummat resmi menerima pengunduran diri Ridho Rahmadi dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat dan Taufik Hidayat dari posisi Sekretaris Jenderal dalam Musyawarah Majelis Syura ke-8 pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Keputusan penetapan pengunduran diri tersebut dituangkan dalam siaran pers resmi Majelis Syura Partai Ummat tertanggal 27 Agustus 2026 yang ditandatangani oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais di Yogyakarta.
Mantan Sekjen Partai Ummat Taufik Hidayat membenarkan kabar pengunduran dirinya yang dilakukan secara bersamaan dengan ketua umum.
"Iya betul per 20 Agustus 2026. Iya (mundur juga) karena terpilih satu paket bersama Ketum," ujar Taufik Hidayat, Mantan Sekretaris Jenderal Partai Ummat.
Pengunduran diri ini merupakan bagian dari dinamika internal serta penataan ulang beban kerja struktural di tingkat pusat. Ridho Rahmadi mengundurkan diri karena fokus membagi tugas sebagai direktur politeknik AI di Yogyakarta, yang sempat memicu kendala kesehatan akibat mobilitas Jakarta-Yogyakarta selama setahun terakhir.
Meskipun menanggalkan jabatan esekutif pusat, Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat dipastikan tetap menjadi kader aktif dan menjalankan peran baru di dalam struktur partai.
"Kalau di Partai, saya masih tercatat sebagai anggota Majelis Syura; karena di Partai Ummat, Ketua Umum adalah anggota Majelis Syura yang ditugaskan," kata Ridho Rahmadi, Mantan Ketua Umum Partai Ummat.
Langkah regenerasi dan rotasi kepemimpinan ini dinilai sebagai upaya menjaga keberlanjutan dan efektivitas gerak organisasi di tingkat pusat.
"Ini tour of duty biasa Mas. Dalam organisasi yang modern, kalau pelari di depan mulai ‘ngos-ngosan’, ya disambut estafet pelari selanjutnya, sehingga tim tetap mencapai garis finis," tutur Ridho Rahmadi, Mantan Ketua Umum Partai Ummat.
Untuk mengisi kekosongan operasional dan menjaga kepastian administrasi, Majelis Syura Partai Ummat menetapkan penunjukan kepemimpinan transisi di jajaran DPP.
Melalui musyawarah tersebut, Sekretaris Majelis Syura Ansufri ID Sambo ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat. Sementara posisi Plt Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat dipercayakan kepada Ketua DPW Partai Ummat Kalimantan Selatan, Muhammad Sadiq Thalib.
Pelaksana Tugas Ketua Umum Ustaz Ansufri Idrus Sambo membeberkan pertimbangan utama di balik keputusan pengunduran diri yang diambil oleh Ridho Rahmadi.
"Jadi alasan utama kesulitan untuk membagi waktu, pikiran, dan tenaga antara Partai Ummat dan direktur politeknik AI di Jogja," kata Ansufri ID Sambo, Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Ummat.
Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil secara matang melalui pertimbangan mendalam dan diskusi internal bersama keluarga serta pengurus pimpinan pusat.
"Tapi akhirnya tidak kuat juga, sehingga berdampak pada kesehatan beliau," ujar Ansufri ID Sambo, Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Ummat.
Sesuai dengan ketentuan Bab VII Pasal 14 ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat, Majelis Syura menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pengurus lama. Kepemimpinan transisi ini ditugaskan untuk segera melakukan konsolidasi organisasi secara nasional serta mendaftarkan perubahan struktur kepengurusan ke Kementerian Hukum RI guna memperoleh pengesahan resmi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow