Red Bulls dan Philadelphia Union Adu Bintang Muda pada Laga MLS

Smallest Font
Largest Font

New York Red Bulls bersiap menjamu Philadelphia Union pada pertandingan lanjutan Major League Soccer (MLS) pada Sabtu, 29 Agustus 2026, yang menjadi panggung pembuktian bagi sederet talenta muda potensial Amerika Serikat.

Pertandingan rivalitas yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.30 ET tersebut menyoroti lonjakan kontribusi pemain remaja di liga domestik. Laga ini mempertemukan penyerang Red Bulls berusia 18 tahun, Julian Hall, dan gelandang Union berusia 16 tahun, Cavan Sullivan, yang sama-sama tampil menonjol sepanjang musim 2026.

Pengembangan talenta muda ini terjadi saat statistik MLS menunjukkan rekor tertinggi dalam jumlah menit bermain serta kontribusi gol dari pemain remaja. Sebanyak 81 pemain muda tercatat telah tampil di lapangan pada musim ini.

Direktur Akademi New York Red Bulls, Sean McCafferty, menyampaikan pandangannya mengenai potensi para pemain muda tersebut untuk menembus skuad tim nasional menjelang jeda internasional September.

"Saya tahu ada beberapa kepindahan pemain muda dari klub lain. Zavier Gozo dari Real Salt Lake akan bergabung ke Crystal Palace; dia juga talenta muda yang luar biasa," kata McCafferty, Direktur Akademi New York Red Bulls.

McCafferty mengindikasikan bahwa banyak pemuda akan dipanggil ke kamp tim nasional mendatang.

"Saya membayangkan bakal ada banyak pemain muda yang dipanggil [ke kamp tim nasional September], yang menurut saya, sekali lagi, masa depan di sini sangat cerah. Saya pikir kami memiliki begitu banyak pemain muda bagus yang bermunculan; mereka hanya membutuhkan kesempatan [dari USMNT], jadi kita lihat saja nanti," ujar McCafferty, Direktur Akademi New York Red Bulls.

Integrasi antartim di Red Bulls dinilai semakin solid di bawah arahan pelatih utama Michael Bradley yang sebelumnya menangani tim akademi dan MLS Next Pro.

"Ketiadaan hambatan bagi sebagian pemain ini, yang berpindah dari tim kedua ke tim utama, jelas sangat membantu. Ada tingkat kenyamanan di sana. Namun tentu saja, kami melihatnya bukan hanya itu, melainkan juga keterlibatan Michael dengan tim kedua kami, dengan akademi kami. Dia bisa menyebutkan setiap pemain dari tim U-13 kami hingga tim utama," tutur McCafferty, Direktur Akademi New York Red Bulls.

Ia menambahkan bahwa keselarasan struktur klub saat ini merupakan yang terbaik selama tujuh tahun masa pengabdiannya.

"Itulah betapa terhubung dan selarasnya klub ini. Jadi kami sangat beruntung memiliki dia di sini dan percaya pada pemain muda. Sebagai Direktur Akademi, ini membuat pekerjaan saya lebih mudah karena dia ingin memainkan pemain muda.

Dia sangat terlibat dalam cara kami melatih, metodologi kami, siapa yang tampil baik. Dalam tujuh tahun saya di sini sekarang, hal ini tidak pernah seselaraskan sekarang," kata McCafferty, Direktur Akademi New York Red Bulls.

Wakil Presiden sekaligus General Manager Sporting MLS Next, Luis Robles, turut mengapresiasi peningkatan kualitas para pemain akademi di seluruh liga.

"Ini baru permulaan. Ini akan menjadi hal yang semakin lumrah, tetapi ini sangat menggairahkan karena para pemain yang muncul tidak hanya layak, seperti mereka memang pantas mendapatkan kesempatan, tetapi man mereka berada di tingkat yang jauh lebih tinggi daripada saya dahulu pada usia itu dan itu menunjukkan bahwa kita membuat kemajuan dan yang paling penting adalah bukan tiba lebih awal, melainkan tiba tepat waktu," kata Robles, Wakil Presiden sekaligus General Manager Sporting MLS Next.

Di kubu lawan, Philadelphia Union datang membawa modal enam pertandingan tak terkalahkan di bawah asuhan manajer interim Ryan Richter. Union mengumpulkan 21 poin dan hanya berjarak tiga poin dari zona playoff MLS Cup, sementara Red Bulls berada di peringkat kedelapan Wilayah Timur dengan 26 poin.

Lini pertahanan Union yang dikawal bek 18 tahun, Neil Pierre, sukses menahan imbang Inter Miami pada laga kandang sebelumnya. Pierre membagikan pengalamannya saat menghadapi bintang-bintang dunia di lapangan.

"Pikirannya adalah memenangkan bola, dan meskipun itu Messi, saya tetap percaya diri bertahan di garis tepi," kata Pierre, Bek Philadelphia Union.

Kepercayaan diri bek muda tersebut terus meningkat berkat dorongan berkelanjutan dari rekan-rekan setimnya.

"Saya pikir kepercayaan diri saya perlahan naik. Saya pikir itu berasal dari rekan-rekan tim saya dan mereka yang mendorong saya ke depan, dan tidak terlalu banyak dari pertandingan itu sendiri. Mereka percaya pada saya sepanjang waktu, jadi mereka berkata, 'Kamu harus percaya diri; kamu harus mampu mendorong dirimu sendiri,'" ujar Pierre, Bek Philadelphia Union.

Selain menurunkan Julian Hall yang mencetak sembilan gol dan baru menandatangani kontrak U-22 hingga musim 2029-30, Red Bulls mendatangkan penyerang sayap Dennis Nelich dari RBNY II lewat kesepakatan jangka pendek. Pemain berusia 18 tahun tersebut mengemas tujuh gol dan enam assist dalam 23 laga MLS NEXT Pro musim ini dan dipastikan siap dimainkan dalam laga kontra Philadelphia Union.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed