Rafael Leao Ingin Tinggalkan AC Milan akibat Sepi Peminat
Keinginan Rafael Leao untuk mencari petualangan baru di luar AC Milan menemui jalan buntu. Penyerang bersikap mantap untuk hengkang pada bursa transfer musim panas ini, tetapi hingga kini belum ada klub yang menyanggupi tuntutan finansialnya. Seperti dilansir dari Detik Sport, pembicaraan mengenai masa depan pemain asal Portugal itu mencuat setelah ia secara terbuka mengutarakan niatnya mencari tantangan baru.
Keinginan tersebut muncul seusai tujuh musim membela klub berjuluk Rossoneri tersebut. Leao pertama kali mendarat di San Siro pada 2019 setelah diboyong dari Lille. Selama kurun waktu tersebut, winger berusia 27 tahun itu membukukan 80 gol dan 65 assist dari total 291 pertandingan.
Ia turut membawa Milan meraih gelar scudetto Serie A 2021/2022 serta Piala Super Italia 2024/2025.
Pihak manajemen Milan sejatinya bersedia melepas sang pemain dengan mematok harga 60 juta euro. Langkah ini diambil Il Diavolo demi menghindari risiko Leao bermain tanpa komitmen penuh, yang dikhawatirkan dapat merusak kondusivitas ruang ganti tim.
Kendati demikian, peminat Leao terbilang sangat sepi di pasaran. Galatasaray sempat melayangkan tawaran resmi untuk mengamankan jasa pemain bertinggi badan 188 cm tersebut. Berdasarkan laporan Football Italia, Galatasaray menyodorkan dana sebesar 35 juta euro. Namun, Milan hanya bersedia menurunkan tuntutan hingga batas minimum 45 juta euro, sehingga negosiasi antar kedua klub berakhir tanpa kesepakatan.
Tingginya harga jual yang ditetapkan Milan bukan satu-satunya penghalang. Besaran gaji Leao yang mencapai sekitar 5 juta euro per tahun menjadi beban berat bagi para calon pembeli. Di sisi lain, AS Roma sempat berupaya masuk dalam perburuan. Klub berjuluk Il Lupi itu mencoba menyiasati tingginya nilai transfer dengan menyodorkan skema pertukaran pemain yang melibatkan Matias Soule.
Akan tetapi, kepindahan ke sesama kontestan Serie A tidak masuk dalam rencana Leao. Sikap enggan sang pemain membuat opsi pertukaran dengan Soule sulit untuk diwujudkan. Situasi ini memaksa manajemen Milan mencari solusi lain dalam waktu dekat.
Terlebih lagi, Leao sudah tidak masuk dalam skema taktik manajer anyar Ruben Amorim, terbukti dari absennya sang pemain dalam daftar skuad saat Milan menang 2-1 atas Torino pada laga pembuka Serie A. Mengingat masa kerja Leao di San Siro masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2028, skema pinjaman ke klub lain menjadi pilihan paling realistis yang bisa ditempuh Milan saat ini.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow