PSSI Perluas Naturalisasi Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Gelandang muda AZ Alkmaar Julian Oerip memberikan sinyal keterbukaan untuk membela Timnas Indonesia di tengah langkah PSSI yang terus memperkuat kedalaman skuad Garuda melalui program naturalisasi pemain diaspora pada Senin, 24 Agustus 2026.

Pemain berusia 19 tahun keturunan Surabaya, Jawa Timur tersebut menarik perhatian setelah mengunggah foto bendera Indonesia di sepatunya serta pernah berpose mengenakan jersey Timnas Indonesia bersama mantan pemain Liga 1 Sylvano Comvalius. Oerip yang terikat kontrak di AZ Alkmaar hingga 2029 mencatatkan 16 penampilan dengan satu gol dan empat assist bersama Jong AZ di Eerste Divisie musim 2025/2026, termasuk mencetak gol dari jarak jauh saat memimpin timnya menang 5-2 atas De Graafschap.

Selain rumor potensi naturalisasi Oerip, kepastian masa depan juga datang dari kiper Timnas Indonesia Emil Audero yang resmi masuk ke dalam skuad Como 1907 di Serie A untuk musim 2026/2027 di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas dengan mengenakan nomor punggung 12. Kepastian ini mengakhiri spekulasi kepindahannya ke Juventus dan Monza setelah musim sebelumnya mencatatkan 123 penyelamatan bersama Cremonese.

Staf Khusus Kemenkumham Nur Korompot menyebutkan terdapat dua nama calon pemain naturalisasi baru dari Jerman dan Belanda yang sedang diproses setelah penyelesaian berkas Luke Vickery dan Mitchell Baker. Kebijakan menambah pemain keturunan ini ditegaskan PSSI sebagai strategi utama untuk menjaga kualitas tim saat menghadapi agenda internasional yang padat.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa program naturalisasi bukan sekadar proyek obral paspor, melainkan kebutuhan mendesak agar Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad hingga dua atau tiga lapis demi mengantisipasi risiko cedera pemain.

Erick Thohir mencontohkan Timnas Jepang yang mampu mendominasi sepak bola Asia karena memiliki kedalaman skuad hingga lima lapis pemain kelas dunia.

Langkah agresif PSSI dalam merekrut pemain keturunan mendapat tanggapan dari negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Thailand Charnwit melontarkan sindiran bahwa publik Asia Tenggara mulai mempertanyakan maraknya tren naturalisasi yang dilakukan sejumlah negara.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed