PSS Sleman Bantai Persiku 6-1 di Laga Uji Coba Pramusim
PSS Sleman mengakhiri rangkaian laga uji coba pramusim menjelang Super League 2026/27 dengan kemenangan telak 6-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (29/8/2026). Hasil positif ini dicapai setelah melakoni empat laga pemanasan melawan Kendal Tornado FC, Persita Tangerang, PSM Makassar, dan Persiku.
Pesta gol klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut disumbangkan oleh Gustavo Tocantins, Matheus Fornazari yang mencetak dua gol, Melvyn Lorenzen dengan dua gol, serta Cleberson de Souza. Pertandingan ini juga ditandai dengan kembalinya dua pilar cedera, Stefan Ashkovski dan Melvyn Lorenzen, yang mulai kembali berlatih bersama tim.
Perkembangan fisik dan taktik para pemain dinilai membaik secara signifikan setelah melalui program evaluasi latihan serta uji tanding. Kehadiran amunisi baru yang mulai beradaptasi juga melengkapi kesiapan skuad PSS Sleman sebagai tim promosi di kompetisi kasta tertinggi musim ini.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menyampaikan pandangannya terkait kondisi skuad pasca-cedera.
"Ya, tim menunjukkan perkembangan yang bagus. Memang ada beberapa pemain yang sempat mengalami cedera, tetapi saat ini hampir semua pemain sudah bisa kembali turun ke lapangan. Itu menjadi hal yang positif. Saya senang melihat perkembangan tersebut," ungkap Pieter Huistra, Pelatih Kepala PSS Sleman.
Hasil manis pada pertandingan penutup pramusim ini memberikan optimisme tinggi bagi jajaran pelatih untuk menatap laga resmi mendatang.
"Jelas sekali bahwa secara fisik kami telah berkembang pesat, secara taktik kami juga berkembang pesat. Para pemain baru pada laga ini juga mendapatkan menit bermain dan menyenangkan melihat semua orang mencapai kebugaran penuh. Saya rasa kami sudah siap untuk memulai liga. Kami juga sangat menantikan liga dimulai karena pertandingan latihan memang bagus, tapi kami ingin bermain di pertandingan yang sebenarnya," ucap Pieter Huistra, Pelatih Kepala PSS Sleman.
Ia menekankan bahwa evaluasi permainan akan terus berjalan seiring bergulirnya kompetisi agar performa tim terus meningkat.
"Kami selalu ingin berkembang. Bahkan di liga nanti, setiap pertandingan, kami mencoba mencari hal-hal yang bisa ditingkatkan. Sejauh ini, jika saya melihat keseluruhan pramusim, para pemain baru sudah paham apa yang harus dilakukan. Saya rasa kami sudah siap dan senang untuk memulai kompetisi yang sesungguhnya, Super League," pungkas Pieter Huistra, Pelatih Kepala PSS Sleman.
Manajemen PSS Sleman turut menyoroti jalannya proses pemulihan fisik para pemain yang sebelumnya harus menepi dari lapangan.
"Sejumlah pemain yang sebelumnya mengalami cedera menunjukkan perkembangan positif dalam proses pemulihannya. Stefan Ashkovski telah mulai kembali bergabung bersama tim, demikian pula Melvyn Lorenzen," ucap Agus Purwoko, Manajer Tim PSS Sleman.
Meski sebagian besar pemain sudah pulih, tim medis PSS masih memantau proses penyembuhan Frederic Injai secara intensif.
"Kami berharap Injai dapat segera pulih sepenuhnya, kembali mencapai kondisi terbaik, dan bergabung lagi bersama rekan-rekannya," imbuh Agus Purwoko, Manajer Tim PSS Sleman.
Peningkatan intensitas latihan dan uji coba dinilai efektif dalam membentuk kebugaran serta kerja sama antarpersonel di lapangan.
"Dari sisi kebugaran fisik, para pemain menunjukan peningkatan yang semakin baik. Secara taktikal pun sudah terlihat perkembangannya, begitu pula dengan kekompakan dan chemistry antarpemain yang mulai terbentuk," tutur Agus Purwoko, Manajer Tim PSS Sleman.
Proses adaptasi pemain baru dan pemain asing berjalan tanpa kendala berarti menjelang bergulirnya liga.
"Menurut saya, mereka beradaptasi dengan cepat. Dalam waktu yang relatif singkat, mereka sudah mampu menyatu dan membangun chemistry dengan tim," pungkas Agus Purwoko, Manajer Tim PSS Sleman.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow