Pramono Anung Buka POPPROV DKI Jakarta 2026 untuk Seleksi PON 2028
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (POPPROV) DKI Jakarta 2026 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). Ajang ini menjadi wadah seleksi atlet pelajar untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Kompetisi olahraga tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung hingga 5 September 2026. Ajang tersebut memperebutkan medali pada 20 nomor pertandingan dari lima cabang olahraga, yakni bola basket, bola voli, bulu tangkis, sepak bola, dan sepak takraw.
Pramono Anung menegaskan bahwa ajang ini dirancang khusus untuk memantau bakat-bakat muda di wilayah ibu kota. Target utama pemerintah daerah adalah mempersiapkan kontingen terbaik guna meraih gelar juara umum pada PON 2028 di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jakarta.
"Saya menaruh harapan kepada Saudara-saudara sekalian untuk menjadi atlet tidak hanya pada tingkat pelajar, suatu hari menjadi atlet kebanggaan Jakarta baik di PON, nantinya di SEA Games, Asian Games, bahkan di dunia," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menginstruksikan instansi terkait untuk memaksimalkan pembinaan. Pramono meminta fasilitas olahraga populer seperti lapangan sepak bola, bulu tangkis, dan trek lari diperbaiki agar Jakarta menjadi kota yang ramah olahraga.
"Saya yakin, dan saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan juga KONI Jakarta, Pemerintah DKI Jakarta mempersiapkan betul untuk Jakarta bisa menjadi juara umum PON tahun 2028," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Selain memberikan instruksi teknis, Pramono mengingatkan seluruh peserta dan perangkat pertandingan untuk menjaga nilai-nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.
"Ajang ini bukan hanya sekadar pertandingan, tapi ini adalah ajang untuk mengetahui, melihat, menyeleksi atlet-atlet terbaik dari pelajar yang ada di Jakarta," ungkap Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono kembali menyampaikan pesan moral kepada para atlet pelajar yang berlaga.
"Ajang ini bukan hanya sekadar pertandingan, tapi ini adalah ajang untuk memantau, melihat, menyeleksi atlet-atlet terbaik dari pelajar yang ada di Jakarta yang kita persiapkan untuk maju di PON tahun 2028 di NTT dan NTB, dan sebagian penyelenggaraannya ada di Jakarta," tutur Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter yang tangguh dan disiplin bagi para atlet muda.
"Saya menaruh harapan kepada saudara-saudara sekalian untuk menjadi atlet tidak hanya pada tingkat pelajar. Suatu hari menjadi atlet kebanggaan Jakarta, baik di PON, nantinya di Sea Games, Asian Games, bahkan di Olimpiade," ucap Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Renovasi sarana olahraga turut menjadi fokus utama pemerintah provinsi dalam menunjang sarana latihan atlet.
"Dan kami sedang melakukan beberapa renovasi, perbaikan, dan saya juga sudah memberikan izin kepada Bapak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga untuk beberapa fasilitas olahraga kita dilakukan perbaikan karena saya ingin Jakarta menjadi kota yang ramah bagi olahraga," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Perbaikan tersebut diprioritaskan pada fasilitas olahraga yang memiliki banyak peminat di masyarakat.
"Terutama olahraga-olahraga populer yang dimiliki oleh bangsa ini seperti sepak bola, bulu tangkis, voli ball, sepak takraw, lari, maraton, dan sebagainya fasilitas itu saya minta untuk dilakukan perbaikan," ungkap Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta turut mengimbau para atlet untuk selalu mengedepankan kejujuran di lapangan.
"Bertandinglah secara fair, secara transparan, jujur, adil, dan ksatria. Karena saya yakin inilah cerminan para olahragawan dari Pemerintah DKI Jakarta," tegas Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan menghormati lawan merupakan ciri khas utama atlet asal Jakarta.
"Menjadi atlet yang disiplin, yang tangguh, yang menghargai lawan, itulah sifat dari karakter atlet Jakarta," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Kepada para pengadil pertandingan, Pramono menekankan pentingnya kepemimpinan yang objektif.
"Secara khusus saya minta kepada wasit juga untuk menjalankan agar pelaksanaan Poprov ini betul-betul adil, transparan, dan menjunjung fair play," tambah Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono menilai ajang ini sebagai sarana evaluasi dan pembinaan mental bagi para pelajar.
“Ajang ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi untuk mengetahui, melihat, dan menyeleksi atlet-atlet terbaik dari pelajar yang ada di Jakarta yang kita persiapkan untuk maju di PON tahun 2028,” ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Ia berpesan agar seluruh pihak memanfaatkan momentum kompetisi ini secara optimal.
“Kompetisi ini menjadi ruang untuk mengukur hasil latihan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus menempa mental para atlet pelajar. Para atlet harus memanfaatkan kemampuan terbaik sekaligus membangun disiplin, ketangguhan dan sportivitas,” kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono juga kembali mengingatkan pentingnya sikap ksatria dalam setiap laga.
“Kepada anak-anakku sekalian, bertandinglah secara fair, jujur, adil, dan ksatria. Jadilah atlet yang disiplin, tangguh, mempunyai talenta, dan menghargai lawan,” ucap Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Berdasarkan data Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, ajang ini diikuti oleh 1.247 peserta yang terdiri dari 1.049 atlet pelajar dan 198 pelatih. Kontingen berasal dari lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
"(Peserta) terdiri dari 1.049 atlet pelajar, 198 pelatih dari yang berasal dari lima wilayah Kota Administrasi dan satu Kabupaten Administrasi Jakarta," kata Andri Yansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.
Andri menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk mengukur sejauh mana efektivitas pembinaan olahraga pelajar di tingkat daerah.
"Yaitu sebagai media media untuk mengukur hasil pembinaan atlet pelajar yang selama ini dilaksanakan di masing-masing wilayah. Kedua, sebagai media untuk menambah pengalaman bertanding bagi atlet. Ketiga sebagai media silaturahmi," ujar Andri Yansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.
Dukungan sponsor juga mengalir dalam ajang ini, salah satunya dari PT Pembangunan Jaya Ancol yang menyediakan apresiasi khusus bagi pemenang.
"Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi terbaik yang diraih bagi kontingen perairan juara umum pertama akan mendapat hadiah spesial berupa tiket gratis masuk Ancol," jelas Andri Yansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.
Rangkaian pertandingan POPPROV DKI Jakarta 2026 diselenggarakan di beberapa arena, meliputi Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Gelanggang Kecamatan Pasar Minggu, GOR Bulungan, serta Gelanggang Kecamatan Cempaka Putih.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow