PPA Salurkan Bantuan TJSL Empat Pilar Sepanjang Agustus 2026
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA menyalurkan serangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Timur sepanjang Agustus 2026 dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Program tersebut menyasar empat pilar utama meliputi Kesehatan Masyarakat, Pendidikan, Bantuan Bencana Alam, dan Pelestarian Sosial Budaya. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan nilai tambah langsung serta memicu dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Direktur Utama PPA M. Teguh Wirahadikusumah menyatakan bahwa pelaksanaan seluruh agenda tersebut menjadi penanda peran aktif BUMN di tengah masyarakat.
"Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bagi kami untuk terus hadir dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui empat pilar TJSL yang kami jalankan, PPA tidak hanya menjalankan kewajiban korporasi, tetapi juga mewujudkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi nilai luhur bangsa Indonesia," ujar M. Teguh Wirahadikusumah, Direktur Utama PPA.
Kegiatan diawali aksi donor darah bersama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada 14 Agustus 2026 yang mengumpulkan labu darah dari 197 pendaftar. Pada 18 Agustus 2026, sebanyak 15 relawan karyawan PPA mengajar 41 siswa SD di Sekolah Kami, Bekasi, sekaligus menyalurkan bantuan pendidikan ke empat lembaga bagi anak-anak marjinal di Jabodetabek.
PPA juga mengirimkan bantuan logistik penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur total 2 ton. Tahap pertama disalurkan 19 Agustus 2026 berupa 1 ton pangan dasar melalui BNPB, disusul tahap kedua 22 Agustus 2026 berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK UNHAS) mencakup kebutuhan pokok, pasokan listrik, dan ransum relawan.
Teguh menjelaskan bahwa respons cepat di wilayah terdampak bencana menjadi prioritas utama penanganan perusahaan.
"Kami bergerak cepat merespons bencana gempa di NTT karena kebutuhan dasar masyarakat terdampak tidak bisa menunggu. Kolaborasi dengan BNPB dan IKATEK UNHAS memungkinkan bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran," kata M. Teguh Wirahadikusumah, Direktur Utama PPA.
Rangkaian program ditutup pada 27 dan 29 Agustus 2026 melalui dukungan pelatihan membaca dan menulis Aksara Jawa bersama Yayasan Bina Aksara Mulya di Pondok Pesantren Tambakberas dan Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur.
Seluruh program mengintegrasikan keterlibatan langsung karyawan sebagai relawan pendamping serta kemitraan strategis dengan berbagai lembaga.
"Kami percaya bahwa kontribusi sosial yang bermakna lahir dari kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen perusahaan. Ke depan, PPA akan terus memperkuat program TJSL yang berdampak nyata bagi masyarakat, merespons kebutuhan mendesak, dan mendukung pelestarian nilai-nilai budaya bangsa," tutur M. Teguh Wirahadikusumah, Direktur Utama PPA.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow