Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Pertamax Series pada Agustus 2026
PT Pertamina (Persero) memberlakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax Series sejak awal Agustus 2026, yang berdampak pada penurunan biaya operasional kendaraan masyarakat. Kebijakan penurunan harga ini tecantum dalam daftar harga resmi Pertamina di Jawa Timur pada Selasa (18/8/2026).
Dalam penyesuaian tersebut, harga Pertamax (RON 92) mengalami penurunan sebesar Rp 300 dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter. Penurunan ini juga berlaku untuk Pertamax Green 95 yang turun Rp 400 menjadi Rp 16.600 per liter, serta Pertamax Turbo yang terkoreksi Rp 1.000 menjadi Rp 18.300 per liter. Adapun Pertamax di Pertashop dipatok Rp 15.850 per liter.
Sementara itu, harga BBM jenis diesel non-subsidi tidak mengalami perubahan, dengan Pertamina Dex bertahan di angka Rp 21.150 per liter dan Dexlite sebesar Rp 19.700 per liter. Jenis BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga tidak berubah, masing-masing tetap dijual seharga Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter.
Penyesuaian tarif BBM non-subsidi ini dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar mata uang rupiah.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa penetapan harga baru ini mengacu pada regulasi pemerintah dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian warga.
"Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujar Kitty, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga.
Penurunan harga bahan bakar ini berimbas langsung pada efisiensi biaya perjalanan jarak jauh, seperti rute Jakarta-Bandung sejauh 150 kilometer. Pengujian yang dilakukan redaksi Kompas.com mencatat bahwa mobil Toyota Avanza konsumsi BBM-nya berada di angka 17,6 km per liter di jalan tol, sehingga memerlukan 8,52 liter Pertamax atau senilai Rp 135.938 untuk sekali jalan. Angka ini menghemat biaya perjalanan sebesar Rp 2.557 dibanding harga sebelumnya.
Sementara untuk Mitsubishi Xpander dengan konsumsi BBM kombinasi 15,6 km per liter, dibutuhkan sekitar 9,62 liter Pertamax atau setara Rp 153.462. Penurunan tarif Pertamax memberikan penghematan biaya pengeluaran BBM sebesar Rp 2.788 untuk sekali perjalanan menggunakan jenis mobil keluarga tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow