Penjualan Mobil Nasional Semester I 2026 Naik 15,9 Persen
Pasar otomotif Indonesia mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 15,9 persen sepanjang semester pertama 2026. Data Gaikindo mencatat penjualan wholesales mencapai 436.564 unit selama periode Januari hingga Juni 2026, seperti dilansir dari Detik Oto.
Kendaraan bermesin konvensional (ICE) masih mendominasi pasar nasional dengan total penjualan 319.456 unit. Angka tersebut mencakup 263.950 unit model non-LCGC dan 55.506 unit segmen LCGC.
Penguasaan pasar mobil bensin mencapai sekitar 73 persen dari total transaksi otomotif. Penjualan segmen LCGC justru mencatatkan penurunan sebesar 18,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan signifikan terjadi pada kategori kendaraan elektrifikasi yang mencakup mobil listrik murni (EV), hybrid, dan plug-in hybrid (PHEV). Seluruh kategori ini mencatatkan pertumbuhan hingga dua digit.
Penjualan mobil listrik murni tumbuh 80,8 persen dengan total pencapaian 69.739 unit. Pendatang baru Jaecoo J5 menyumbang 16.990 unit dan menguasai 24,36 persen pangsa pasar EV nasional.
Kategori mobil hybrid berada di urutan berikutnya dengan total penjualan 43.366 unit, atau naik 47 persen. Segmen ini memegang 9,7 persen dari total pangsa pasar otomotif nasional.
Toyota mendominasi segmen hybrid lewat Innova Zenix HEV yang terjual 13.279 unit dan Veloz HEV sebanyak 11.147 unit. Gabungan kedua model tersebut menyumbang 58 persen dari total penjualan hybrid.
Pertumbuhan Tertinggi Segmen PHEV
Segmen PHEV mencatatkan lonjakan pertumbuhan tertinggi sebesar 187,4 persen, meskipun secara volume baru mencapai 5.003 unit. Produsen asal China menguasai pasar di kategori ini.
BYD M6 DM memimpin segmen PHEV dengan angka penjualan 1.825 unit yang seluruhnya dicapai pada Juni 2026. Chery Group menyusul lewat Tiggo 8 CSH sebanyak 1.441 unit dan Tiggo 9 CSH sebesar 373 unit.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow