Pemerintah Targetkan Pembangunan dan Renovasi 10000 Puskesmas

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Indonesia menargetkan renovasi dan pembangunan 10.000 puskesmas di 7.265 kecamatan di seluruh wilayah tanah air. Program pembenahan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 pada Jumat (14/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa proyek infrastruktur kesehatan ini merupakan bagian dari program transformasi kesehatan Presiden Prabowo Subianto. Perbaikan akan diprioritaskan untuk fasilitas yang rusak berat, kecamatan yang belum memiliki puskesmas, serta daerah dengan kepadatan penduduk melebihi kapasitas standar.

"Jadi Puskesmas yang ada di seluruh kecamatan-kecamatan maupun kecamatan-kecamatan yang belum memiliki Puskesmas atau adanya kecamatan yang sudah terlalu padat penduduknya dibandingkan dengan standar Satu Puskesmas 30.000 (penduduk), maupun khusus rusak berat itu akan kita renovasi dan kita akan bangun yang belum memiliki," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Fasilitas puskemas yang dibangun atau diperbaiki nantinya akan ditunjang oleh sarana pendukung mendasar guna memastikan operasional berjalan maksimal.

"Kita juga akan melengkapi beberapa sarana prasarana seperti listrik, internet, dan ambulans di Puskesmas-puskesmas tersebut," ujar Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Target penyelesaian seluruh rangkaian pembangunan dan perbaikan sarana kesehatan kecamatan ini diproyeksikan rampung pada 2029 atau 2030. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan standar pelayanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil dan kawasan kepulauan.

"Jadi nantinya standar pelayanan kesehatan di seluruh kecamatan di 7.000 inhabited islands yang ada di Indonesia itu akan jauh lebih meningkat," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Selain pembenahan fasilitas tingkat kecamatan, Kementerian Kesehatan juga menyiapkan program pendukung lainnya di tingkat kabupaten dan kota. Agenda tersebut mencakup pembangunan dan renovasi 514 laboratorium kesehatan masyarakat untuk memperkuat sistem surveilans nasional, serta kelanjutan revitalisasi 441 rumah sakit daerah setelah 66 RSUD dikerjakan sejak 2025.

"Ini akan kita bangun rumah sakit-rumah sakit tersebut sehingga seluruh kabupaten kota nanti standar layanan rumah sakitnya sama ya," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Skema pembiayaan untuk seluruh proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut saat ini sedang disusun bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas agar tidak membebani arus kas negara maupun menambah defisit APBN.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed