Pemerintah Salurkan Bantuan Beras Rp 75,4 Miliar Ke NTT
Pemerintah menggelontorkan bantuan pangan beras senilai Rp 75,4 miliar untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur pada Senin, 17 Agustus 2026. Penyaluran bantuan beras sebanyak 5.386 ton ini disalurkan ke empat kabupaten terdampak, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memerintahkan Perum Bulog mengonsolidasikan logistik ke wilayah terdampak. Pasokan pangan tersebut dialokasikan untuk Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Sikka yang mencakup bantuan darurat bencana serta bantuan pangan reguler.
"Dalam kondisi seperti ini, negara hadir dan bergerak cepat. Kami pastikan bantuan beras disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur," ujar Amran dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).
Rincian alokasi mencatat Kabupaten Manggarai menerima 31,63 ton beras bantuan bencana dan 1.799 ton beras reguler. Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur memperoleh 153 ton bantuan bencana serta 1.661 ton bantuan reguler.
Untuk Kabupaten Ngada, pemerintah mendistribusikan 8,06 ton bantuan bencana dan 444,21 ton bantuan reguler. Adapun Kabupaten Sikka mendapatkan alokasi 6,88 ton bantuan bencana dan 1.281,36 ton bantuan reguler.
Total alokasi khusus tanggap darurat bencana mencapai 200,35 ton beras untuk menopang kebutuhan warga secara langsung. Amran, yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), menegaskan bahwa koordinasi bersama Pemda dan Bulog terus diperkuat guna menjangkau kawasan yang terisolasi.
"Penanganan pangan dalam situasi bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita juga harus memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan setelah masa tanggap darurat. Karena itu, bantuan bencana dan bantuan pangan reguler kita jaga secara bersamaan," jelas Amran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow