Elon Musk dan Sam Altman Saling Sindir Setelah Gugatan Apple
CEO Tesla Elon Musk dan CEO OpenAI Sam Altman terlibat aksi saling sindir di platform media sosial X pada Senin (13/7/2026), menyusul langkah Apple yang menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Perseteruan bermula ketika Musk menanggapi sebuah unggahan mengenai tuntutan hukum Apple terhadap perusahaan kecerdasan buatan tersebut dengan melontarkan ejekan yang merujuk pada reputasi Altman.
"Scam Altman beraksi lagi..." tulis Elon Musk, Miliarder Pemilik X.
Beberapa menit setelah meluncurkan pernyataan tersebut, Musk kembali mempertegas sindirannya mengenai tindakan yang dilakukan oleh pimpinan OpenAI tersebut.
"Dia membawa penipuan ke level yang benar-benar baru," tulis Elon Musk, Miliarder Pemilik X.
Tidak berselang lama, Musk membagikan sebuah foto yang menampilkan wajah Altman dengan tambahan teks bermada sindiran dan menyematkan dua emoji tertawa.
"Saya melakukan ini karena saya menyukainya." tulis Elon Musk, Miliarder Pemilik X.
Musk kemudian menambahkan komentar pada unggahannya sendiri untuk menegaskan kembali pandangannya terhadap kebiasaan rivalnya tersebut.
"Dia sepertinya benar-benar suka menipu daripada manusia mana pun yang masih hidup!" tulis Elon Musk, Miliarder Pemilik X.
Rangkaian unggahan Musk langsung memicu respons dari Altman yang membalas sindiran tersebut dengan mengungkit proyek pusat data luar angkasa milik SpaceX.
"Bro, kamulah yang menjual investasi jangka pendek untuk pusat data luar angkasa kepada investor pasar publik," tulis Sam Altman, CEO OpenAI.
Aksi saling serang ini ditutup dengan pernyataan Musk yang menyinggung posisi hukum Altman terkait kasus persidangan mereka sebelumnya.
"Kami akan mulai menerbangkannya tahun depan. Mungkin kamu bisa datang melihatnya jika petugas pengawas pembebasan bersyarat mengizinkannya," ujar Elon Musk, Miliarder Pemilik X.
Hubungan kedua tokoh yang ikut mendirikan OpenAI pada tahun 2015 ini memburuk sejak Musk keluar dari jajaran direksi pada 2018, yang kemudian berlanjut pada gugatan hukum oleh Musk di tahun 2024 terkait pelanggaran prinsip nirlaba.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow