Merdeka Gold Resources Catat Lonjakan Produksi Emas Kuartal II 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat peningkatan signifikan produksi emas pada kuartal II 2026, didorong oleh percepatan operasional Tambang Emas Pani di Gorontalo, menurut laporan yang dirilis pada awal Agustus 2026.

Produksi emas di tambang Pani meningkat drastis menjadi 15.594 ounce, naik dari 1.818 ounce pada kuartal sebelumnya. Produksi perak juga meningkat menjadi 29.796 ounce dari 3.496 ounce. Penjualan emas tercatat sebesar 6.439 ounce, naik dari 516 ounce, dengan harga jual rata-rata US$ 4.382 per ounce, dilansir dari Investor Daily.

Presiden Direktur EMAS, Boyke P. Abidin, menyatakan bahwa kuartal II merupakan periode penting karena peningkatan volume produksi dan pencatatan saham EMAS di Bursa Hong Kong memperluas akses ke investor global.

"EMAS mencatat kuartal yang penting seiring Pani terus meningkatkan volume produksinya. Pencatatan sekunder di HKEX memperluas akses terhadap investor internasional sekaligus memperkuat platform bagi fase pertumbuhan Pani berikutnya," ujar Boyke dalam keterangan tertulis.

Perseroan mempertahankan panduan biaya produksi (cash cost) sebesar US$ 900-1.100 per ounce dan all-in sustaining cost (AISC) US$ 1.300-1.450 per ounce untuk 2026. Pada kuartal II, cash cost tercatat US$ 890 per ounce, sedangkan AISC mencapai US$ 1.460 per ounce, belum termasuk royalti.

Manajemen menjelaskan bahwa fluktuasi biaya masih mungkin terjadi karena Tambang Emas Pani masih dalam tahap peningkatan produksi. Kapasitas awal fasilitas heap leach saat ini meningkat menjadi 8 juta ton bijih per tahun, melebihi target awal 7 juta ton, dan sedang dikaji untuk ditingkatkan menjadi 10 juta ton per tahun setelah 2026.

Selain itu, pembangunan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) dipercepat dengan kapasitas awal 12 juta ton per tahun pada 2028, naik dari rencana semula 7,5 juta ton. Pembangunan utama ditargetkan selesai akhir 2026, dengan mobilisasi kontraktor pada kuartal III 2026.

Dari sisi eksplorasi, EMAS mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana di prospek Kolokoa sebesar 42 juta ton dengan kandungan sekitar 445.000 ounce emas, yang menambah total sumber daya mineral kawasan Pani menjadi 333,5 juta ton dengan kandungan sekitar 7,4 juta ounce emas.

Per 30 Juni 2026, EMAS memiliki kas dan setara kas setelah dikurangi kas terbatas sebesar US$ 62 juta. Perseroan juga memiliki fasilitas pinjaman bank belum terpakai sebesar US$ 100 juta dan fasilitas pinjaman pemegang saham dari PT Merdeka Copper Gold Tbk senilai US$ 485 juta yang belum digunakan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed