Menkomdigi Imbau Masyarakat Jaga Solidaritas Bencana Gempa NTT

Smallest Font
Largest Font

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyerukan pesan empati kepada seluruh masyarakat agar tidak melupakan warga di Nusa Tenggara Timur yang sedang menghadapi musibah gempa bumi di tengah perayaan Karnaval Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), dilansir dari Investor Daily.

Makna kemerdekaan tidak hanya diukur dari kemeriahan pesta rakyat, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial. Oleh karena itu, perayaan kemerdekaan diimbau tetap dilaksanakan secara bersahaja dan penuh rasa hormat demi menjaga solidaritas dengan daerah terdampak bencana.

"Di tengah kita merayakan kemerdekaan, ada saudara-saudara kita di NTT yang sedang berduka dan menghadapi dampak gempa. Kita boleh bergembira, tetapi jangan sampai kemeriahan membuat kita lupa untuk peduli," ujar Meutya saat menghadiri rangkaian Karnaval Kemerdekaan RI ke-81 di Jakarta Pusat.

Keberagaman budaya Nusantara yang ditampilkan dalam karnaval dinilai mencerminkan semangat kebersamaan serta gotong royong. Hal tersebut menjadi modal sosial utama bangsa untuk saling menopang pada masa-masa sulit.

Dalam ajang tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital menampilkan karya bertajuk Anyaman Indonesia Digital pada mobil hias bernomor urut 21. Berusung tema Terhubung, Tumbuh, Terjaga, karya ini menggambarkan visi pemanfaatan teknologi untuk mempererat konektivitas warga, membuka ruang pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjamin keamanan ruang digital nasional.

"Anyaman Indonesia Digital menggambarkan Indonesia yang terhubung oleh keberagaman, tumbuh bersama peluang, dan terjaga dalam ruang digital yang aman," jelas Meutya.

Pilar Terhubung diwujudkan lewat pemerataan akses internet dan integrasi layanan publik digital, salah satunya melalui program Perlinsos Digital guna menjamin ketepatan penyaluran bantuan sosial. Sementara pilar Tumbuh difokuskan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui Digital Talent Scholarship, edukasi literasi digital, serta wadah inovasi Garuda Spark Innovation Hub.

Adapun pilar Terjaga menekankan perlindungan masyarakat di ekosistem siber, termasuk gerakan Jaga Anak, implementasi aturan perlindungan anak di ruang digital, hingga langkah tegas memberantas praktik terlarang di ruang siber.

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus terhubung, semakin tumbuh, dan selalu terjaga," pungkas Meutya Hafid.

Wilayah Nusa Tenggara Timur berada di lintasan sabuk vulkanik dan patahan aktif yang rentan terhadap aktivitas seismik. Akselerasi transformasi digital yang digencarkan pemerintah difokuskan untuk mempercepat mitigasi serta penyaluran bantuan pascabencana bagi warga terdampak.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed