Marco Bezzecchi Jalani Pemulihan Cedera Bahu demi Balapan di Silverstone

Smallest Font
Largest Font

Pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, kini mulai fokus menjalani masa pemulihan pascaoperasi bahu yang dijalaninya baru-baru ini.

Dilansir dari Detik Sport, pebalap asal Italia tersebut bertekad kuat untuk kembali mengaspal dalam balapan berikutnya di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Performa Marco Bezzecchi sempat menurun drastis setelah dirinya berhasil meraih kemenangan di Sirkuit Mugello beberapa waktu lalu.

Rider berusia 27 tahun itu tercatat gagal mendulang satu poin pun dari empat seri balapan grand prix beruntun menjelang jeda paruh pertama musim MotoGP 2026.

Ketika balapan di Hungaria, dirinya terpaksa menyudahi balapan lebih cepat setelah mengalami tabrakan dengan rekan satu timnya sendiri, Jorge Martin.

Nasib buruk berlanjut di Belanda saat ia dijatuhi sanksi larangan balapan akibat tindakan kasarnya terhadap petugas marshal setelah terjatuh di sesi sprint race.

Mantan pebalap tim VR46 tersebut kembali mengalami kecelakaan di Belanda, diikuti insiden jatuh lainnya pada sesi kualifikasi MotoGP Jerman.

Rangkaian kecelakaan beruntun tersebut memaksanya absen dari sisa rangkaian balapan di Jerman karena harus segera naik meja operasi.

Akibat rentetan hasil buruk ini, posisi posisi Marco Bezzecchi di klasemen sementara turun ke peringkat keempat dan tertinggal 22 angka dari Jorge Martin yang memimpin klasemen.

Paruh kedua kompetisi MotoGP 2026 dijadwalkan kembali bergulir sekitar tiga pekan mendatang yang akan dibuka lewat balapan di Inggris.

"Operasinya sedikit rumit, tapi untungnya berjalan dengan lancar. Aku sudah mulai pemulihanku, dan kita akan melihat bagaimana kemajuannya di hari-hari ke depan. Tapi aku yakin akan berada di Silverstone," tulis Marco Bezzecchi di blog pribadinya.

"Tiga pekan istirahat sebelum Silverstone. Sekarang waktunya untuk menundukkan kepala, pulih, menjalani fisioterapi, dan lainnya yang dibutuhkan agar bisa kembali ke atas motor dengan kondisi terbaik," lanjut dia.

"Satu setengah bulan yang sangat sulit: Hungaria, Brno, Assen, Jerman. Empat akhir pekan untuk dilupakan, masing-masing untuk alasan yang berbeda. Ini menyakitkan, aku enggak akan berpura-pura bahwa itu tidak menyakitkan.

Namun, ada satu hal yang jelas. Ini memang waktu yang sulit, tapi kami lebih kuat. Tidak ada yang bisa membuatku menyerah," cetus Marco Bezzecchi.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed