Luis de la Fuente Puji Kematangan Lamine Yamal dan Pau Cubarsi
Keberhasilan Timnas Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 tak lepas dari kontribusi vital dua talenta muda, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi. Dikutip dari Detik Sport, pelatih Spanyol Luis de la Fuente memberikan pujian tinggi atas performa luar biasa kedua penggawa Barcelona tersebut.
Yamal dan Cubarsi konsisten menjadi pilihan utama De la Fuente sejak babak penyisihan grup hingga laga puncak. Keduanya juga mencatatkan sejarah baru sebagai pasangan pemain remaja pertama yang tampil sebagai starter di final Piala Dunia dan keluar sebagai pemenang.
Pencapaian individu juga berhasil disabet oleh kedua pemain yang baru berusia 19 tahun ini. Cubarsi dianugerahi penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026, sedangkan Yamal mencatatkan namanya di papan skor dengan menyumbang satu gol sepanjang turnamen.
Kematangan kedua pemain ini terbilang istimewa mengingat mereka baru berumur 19 tahun saat mengangkat trofi bergengsi tersebut. Meski masih sangat muda, Yamal dan Cubarsi memang telah menembus skuad utama Barcelona sejak usia 16 tahun hingga mengalami perkembangan karier yang pesat.
De la Fuente menilai fenomena perkembangan karir kedua anak asuhnya tersebut sangat langka di kancah sepak bola profesional.
"Seorang pemain sepakbola yang mencapai level elit atau super-elit pada usia tersebut sangat istimewa. Pemain yang melakukan debut di liga utama pada usia tersebut cenderung lebih dewasa karena kami sudah mendapatkan gaji, kami memiliki tanggung jawab... sementara teman-teman Anda masih di sekolah menengah atau memulai kuliah," kata De la Fuente, dilansir dari AS Diario.
Juru taktik berusia 65 tahun itu menegaskan bahwa faktor mentalitas menjadi pembeda utama bagi kedua pemain muda tersebut di lapangan.
"Orang-orang seperti Lamine atau Cubarsà sangat istimewa. Mereka memiliki kedewasaan dan kecerdasan... Bagi saya, mereka adalah para jenius," ujarnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow