Film Live-Action Moana Raih Pendapatan Awal di Tengah Kritik Tajam
Film adaptasi live-action terbaru dari Disney, Moana, berhasil mengantongi pendapatan sebesar 4,5 juta dolar AS dalam penayangan pratinjau di bioskop pada akhir pekan ini. Namun, film yang dibintangi oleh Dwayne Johnson tersebut langsung menghadapi gelombang kritik tajam dari berbagai kritikus film dunia sejak dirilis pada Jumat, 10 Juli 2026. Meskipun mencatat angka pembukaan yang cukup baik, tanggapan umum terhadap film ini tergolong negatif.
Sejumlah ulasan awal dari para kritikus bahkan menggambarkan film tersebut dengan kata-kata yang kurang memuaskan. "flat" kata pengamat film dalam berbagai ulasan awal.
Kritik tersebut tidak berhenti di situ saja karena kualitas film ini dinilai kurang memikat dibandingkan versi animasinya.
"dull" ujar kritikus film lainnya. Secara keseluruhan, sebagian besar ulasan sepakat bahwa proyek adaptasi ini terasa mengecewakan bagi penonton.
"dismal" sebut para kritikus. Kendati demikian, masih ada suara positif yang datang dari beberapa jurnalis senior, salah satunya adalah pengamat dari Variety yang menilai film ini justru berhasil melampaui ekspektasi.
"escapes the remake blues - in fact it soars above them" kata Owen Gleiberman, Kritikus Film Variety. Ia juga menambahkan bahwa karya sinematik ini tetap berhasil mempertahankan esensi emosional dan pesona dari versi cerita aslinya. "truly delivers 'Moana' - the beauty, the comic personality, the fairy-tale enchantment" ujar Owen Gleiberman, Kritikus Film Variety.
Lebih lanjut, ia memuji keselarasan sang aktor utama dalam menghidupkan kembali karakter manusia setengah dewa tersebut.
"perfect" kata Owen Gleiberman, Kritikus Film Variety. Pandangan berbeda disampaikan oleh kritikus dari The Guardian yang memberikan penilaian rendah dan menyebut film ini tidak menawarkan sesuatu yang baru. "competent but pointless and unexciting back-to-basics live-action remake" kata Peter Bradshaw, Kritikus Film The Guardian.
Ia juga menyoroti akting dari sang aktor utama yang dinilai tidak memiliki penjiwaan yang segar.
"on autopilot, like a piece of software" ujar Peter Bradshaw, Kritikus Film The Guardian. Selain masalah akting, ia mengkritik penggunaan teknologi CGI yang dinilai terlalu berlebihan dalam film ini.
"so deeply embedded" kata Peter Bradshaw, Kritikus Film The Guardian. Menurutnya, efek visual yang dominan tersebut justru mengaburkan esensi film sebagai sebuah karya nyata.
"another animation" ujar Peter Bradshaw, Kritikus Film The Guardian. Ia menyimpulkan ulasannya dengan menyebut film ini sekadar alat untuk meraup keuntungan finansial semata. "feels like a superfluous piece of monetisable content" kata Peter Bradshaw, Kritikus Film The Guardian.
Kritik yang jauh lebih keras dilayangkan oleh jurnalis dari The Independent yang memberikan penilaian satu bintang dan menganggap proyek ini menyia-nyiakan potensi kru yang terlibat.
"a waste of everyone's time and talent" kata Clarisse Loughrey, Kritikus Film The Independent. Ia mempertanyakan keputusan untuk menampilkan kembali performa suara yang sama persis seperti versi satu dekade lalu. "Is the situation really so dire that we'll now accept Dwayne Johnson repeating the exact same voice performance he gave a decade ago?" ujar Clarisse Loughrey, Kritikus Film The Independent.
Ia juga meragukan keaslian lokasi syuting yang diklaim dilakukan di luar studio industri film.
"Supposedly, some scenes were shot on location in Hawaii and not in a studio in Atlanta - I couldn't tell you which." kata Clarisse Loughrey, Kritikus Film The Independent. Sementara itu, peninjau dari Empire turut menyoroti kelemahan dari pembawaan karakter utama yang terasa sangat mekanis.
"feels like an AI interpretation" kata John Nugent, Kritikus Film Empire. Ia menilai penggunaan istilah live-action tidak sepenuhnya tepat melihat besarnya porsi animasi digital.
"live action feels like a misnomer" ujar John Nugent, Kritikus Film Empire. Ia pun merasa pembuatan ulang ini tidak memiliki urgensi yang jelas di industri perfilman saat ini. "so pointless" kata John Nugent, Kritikus Film Empire.
Padahal, ia mengingat kembali bahwa karya versi tahun 2016 merupakan sebuah tontonan yang sangat berkesan dan penuh kehangatan.
"a fun, funny, poignant coming-of-age yarn with fantastic music and a winning Polynesian spin on the Disney Princess template" ujar John Nugent, Kritikus Film Empire. Dari media terkenal The Times, kritik tajam tertuju pada kesenjangan usia sang aktor utama dengan karakter yang dimainkannya. "three decades too old to play Maui" kata Kevin Maher, Kritikus Film The Times.
Ia menganggap pembawaan karakter tersebut sangat datar dan menahan diri.
"his performance oddly lacklustre and restrained" ujar Kevin Maher, Kritikus Film The Times. Ia bahkan menuduh proyek film ini hanya dibuat demi menyenangkan para pemegang saham perusahaan semata.
"a lazy cash grab for shareholders" kata Kevin Maher, Kritikus Film The Times. Ia menilai film baru ini telah menghilangkan seluruh ambisi dan keindahan dari karya pendahulunya.
"This live-action remake takes everything that was sprightly, expansive and ambitious [from the original] and makes it leaden, limited and dull" ujar Kevin Maher, Kritikus Film The Times. Kritikus dari The Telegraph juga memberikan ulasan yang tidak kalah pedas dengan menyamakannya seperti hasil kecerdasan buatan. "could have been made by a ChatGPT prompt" kata Robbie Collin, Kritikus Film The Telegraph.
Ia menyatakan hampir tidak ada bagian dalam film ini yang terasa orisinal dan dibuat dengan kreativitas manusia seutuhnya.
"is barely a moment in it which feels as if it couldn't have been achieved by typing: 'What if this scene from Moana was remade in live action?' into a prompt box" ujar Robbie Collin, Kritikus Film The Telegraph. Di sisi lain, dukungan positif lainnya datang dari jurnalis The Hollywood Reporter yang memandang film ini sebagai tontonan keluarga yang sangat menarik. "captivating family entertainment that deserves to find an audience - brimming with visual interest, vibrant color, gorgeous design elements and alluring tropical settings" kata David Rooney, Kritikus Film The Hollywood Reporter.
Proyek adaptasi ini digarap menggunakan naskah dari Jared Bush serta aransemen musik Lin-Manuel Miranda, dengan Thomas Kail yang bertindak sebagai sutradara dalam debut film panjangnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow