Lionel Messi Cetak Empat Gol Saat Inter Miami Bantai CF Montreal 7-1

Smallest Font
Largest Font

Penyerang Inter Miami, Lionel Messi, mengemas empat gol dan satu assist untuk membawa timnya menang telak 7-1 atas CF Montreal dalam lanjutan Major League Soccer di Nu Stadium, Miami, Sabtu (29/8/2026). Kemenangan ini memutus tren buruk lima laga tanpa kemenangan klub Florida tersebut sekaligus mencatatkan rekor gol terbanyak dalam satu pertandingan sepanjang sejarah klub.

Inter Miami membuka keunggulan pada menit ke-20 lewat sundulan Casemiro memanfaatkan umpan sepak pojok Telasco Segovia. Tim tamu sempat menyamakan kedudukan melalui Fabian Herbers pada menit ke-37. Namun, Messi mengembalikan keunggulan tuan rumah melalui eksekusi tendangan bebas terarah pada menit ke-40.

Pada babak kedua, Messi memperlebar jarak pada menit ke-52 lewat aksi individu yang melewati barisan pertahanan lawan. Pemain asal Argentina itu kemudian mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Luis Suarez pada menit ke-80 untuk mengubah skor menjadi 4-1. Messi mencatatkan hat-trick lewat tembakan melambung pada menit ke-83, sebelum pemain pengganti berusia 18 tahun, Alexander Shaw, mencetak gol keenam Miami pada menit ke-89.

Kemenangan besar tersebut ditutup oleh eksekusi tendangan bebas kedua Messi pada menit ke-90+6. Tambahan empat gol ini melesatkan posisi Messi ke puncak daftar pencetak gol terbanyak MLS musim ini dengan 18 gol dari 19 laga, menggeser penyerang FC Dallas, Petar Musa. Pria berusia 39 tahun tersebut juga memecahkan rekor sebagai pemain tercepat dalam sejarah MLS yang mencetak dua gol atau lebih dalam satu laga sebanyak 20 kali, yang diraih hanya dalam 72 penampilan.

Gelandang Inter Miami, Casemiro, menyampaikan apresiasinya atas penampilan luar biasa kapten tim tersebut seusai laga.

"Itulah artinya memiliki Messi di dalam tim. Kita harus menikmati momen-momen ini karena dia adalah seseorang, seorang pemain yang menciptakan sejarah," kata Casemiro kepada Apple TV.

Pemain asal Brasil yang mencetak gol pertamanya di MLS sejak pindah dari Manchester United itu menegaskan pentingnya peran sang kapten bagi skuad.

"Kita melihat hari ini bahwa kita harus menikmatinya, terus mendukung dan terus bersaing dengannya karena dia terus menjadi yang terbaik. Dia membuktikannya di Piala Dunia. Kita harus menikmatinya karena, bersamanya, kita jauh lebih kuat," ujar Casemiro.

Casemiro juga menilai hasil memuaskan ini harus menjadi momentum penting bagi perjalanan tim di sisa musim.

"Ini adalah kemenangan penting, sebuah kehormatan bisa memiliki Messi di dalam tim, kita harus menggunakan ini sebagai batu loncatan untuk sisa musim ini," kata Casemiro.

Pelatih interim Inter Miami, Guillermo Hoyos, yang harus menyaksikan laga dari tribun stadion akibat sanksi skorsing keterlambatan kick-off, turut memberikan pandangannya mengenai performa luar biasa anak asuhnya.

"Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan keindahan sepak bola seperti itu. Begitu banyak hal yang terjadi sehingga kata-kata tidak cukup," kata Guillermo Hoyos.

Hoyos menilai kemampuan dan dedikasi bintang Argentina tersebut sangat melampaui standar pemain biasa.

"Dia terus-menerus mencari gol itu, permainan itu, umpan itu; Saya tidak berpikir dia adalah pesepak bola biasa. Menganalisis dirinya, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi, berjalan sangat dalam sehingga Anda kehabisan kata-kata," ujar Guillermo Hoyos.

Mengenai arti penting dari hasil laga tersebut, Hoyos menegaskan bahwa seluruh elemen klub pantas mendapatkan hasil positif ini.

"Signifikansi dari kemenangan ini sangat besar bagi semua orang. Pertama dan terutama bagi para pemain, tim itu sendiri, yang benar-benar layak mendapatkannya dan masih layak mendapatkannya. Bagi klub, yang juga layak mendapatkannya mengingat usaha luar biasa yang dilakukan; dan bagi kita semua yang bekerja bersama," kata Guillermo Hoyos.

Ia juga menambahkan bahwa momentum kemenangan datang di waktu yang sangat tepat bagi target klub.

"Kita semua pantas menerima ini, dan apa yang kita alami saat ini benar-benar sebuah berkah besar. Ini juga penting bagi tujuan klub, datang pada apa yang saya yakini sebagai momen penting," ujar Guillermo Hoyos.

Mengenai perkembangan teknis Messi dari waktu ke waktu, Hoyos yang sudah mengenalnya sejak usia remaja di akademi Barcelona memberikan catatan khusus.

"Dia menampilkan dirinya sekarang dengan cara yang sama seperti saat dia berusia seperti itu [saat saya bertemu dengannya]. Kemiripannya sungguh luar biasa, dengan kemampuan sepak bolanya yang meningkat seiring dengan seluruh pengetahuan sepak bolanya," kata Guillermo Hoyos.

Hoyos menambahkan bahwa proses perkembangan sang pemain tidak pernah berhenti meski usianya kini telah menginjak 39 tahun.

"Tetapi dia benar-benar orang yang sama, dengan kondisi sepak bola sama yang membawanya tumbuh dan memenangkan segalanya. Jujur, saya melihat sesuatu yang sangat mengejutkan pada dirinya: pertumbuhan permanen. Tidak hanya saat dia masih di usia itu.

Hari ini dia berada di usia berbeda, dan dia terus tumbuh dan menjadi lebih besar. Tidak ada kata-kata," ujar Guillermo Hoyos.

Dalam kesempatan terpisah, Hoyos kembali menegaskan kekagumannya terhadap keunikan talenta yang dimiliki kapten timnya.

"Saya akan katakan lagi: Saya tidak punya kata sifat untuk keindahan sepak bola seperti itu... Ada begitu banyak hal yang tergabung yang membuat Anda kehabisan kata-kata, bukan? Saya tidak berpikir dia adalah pesepak bola normal. Anda harus melakukan analisis yang sangat mendalam untuk mengetahui seperti apa dia, dari segi sepak bola dan sebagai seorang pribadi," kata Guillermo Hoyos.

Di sisi lain, kiper Inter Miami, Dayne St. Clair, merasa terkesan bisa menutup pertandingan dengan momen gol tendangan bebas dari Messi.

"Ketika Anda melihat seseorang mencetak empat gol, itu selalu menjadi sebuah hiburan, terutama sangat sedikit momen penutup secara langsung seperti itu di olahraga kami, di mana Anda mencetak gol dari tendangan bebas pada permainan terakhir dan menikmati kebahagiaan itu bersama para penggemar, terutama pertandingan seperti ini di kandang," kata Dayne St. Clair.

St. Clair berharap dukungan suporter di Nu Stadium dapat terus berlanjut untuk menjaga konsistensi tim.

"Kami akan membutuhkan para penggemar di masa depan, dan sangat menyenangkan mendapati mereka bersatu bersama kami dan membantu kami membalikkan keadaan," ujar Dayne St. Clair.

Hasil ini menempatkan Inter Miami di peringkat kedua klasemen Wilayah Timur dengan 42 poin dari 22 laga, tertinggal 10 poin dari Nashville SC. Tim selanjutnya dijadwalkan menjamu Atlanta United di Nu Stadium pada Sabtu (5/9/2026), yang berpotensi menjadi laga perdana bagi manajer baru Cristian 'Kily' Gonzalez setelah dokumen izin kerjanya rampung.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed