Krisdayanti dan Melly Goeslaw Pukau Istana di HUT ke-81 RI
Dua musisi papan atas, Krisdayanti dan Melly Goeslaw, tampil memukau dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026), dilansir dari Investor Daily. Kolaborasi berupa duet tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, beserta jajaran tamu undangan yang hadir dalam perayaan resmi negara tersebut. Dua tembang nasional disuguhkan oleh mereka untuk menghibur para tamu, yakni lagu Indonesia Jaya ciptaan Chaken serta karya legendaris Ismail Marzuki berjudul Indonesia Pusaka.
Krisdayanti yang pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI Komisi X Periode 2019-2024 hadir mengenakan kebaya brokat modifikasi berkerah blazer warna krem, dipadu kain batik coklat gelap dan selendang merah.
Penampilan Krisdayanti kian anggun berkat panggunaan aksesori sabuk berbentuk bunga mawar serta sanggul gaya Jawa klasik guna menunjang nuansa formal dalam momen Peringatan HUT ke-81 RI. Sementara itu, Melly Goeslaw yang merupakan anggota DPR RI Periode 2024-2029 mengenakan kebaya merah polos dengan balutan kain songket dan selendang putih, dilengkapi aksesori mahkota yang menawan.
Melalui unggahan pada akun media sosial miliknya, Krisdayanti membagikan pandangannya mengenai kesempatan langka tampil dalam momentum peringatan hari kemerdekaan Indonesia tersebut. "Sebuah kehormatan yang mendalam dapat mempersembahkan karya untuk 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, bersama sahabat saya, Melly Goeslaw," kata Krisdayanti.
Ia menuturkan bahwa duet tersebut dihadirkan sebagai representasi dari nilai seni sekaligus bentuk kecintaan terhadap Indonesia. "Duet ini bukan sekadar pertemuan dua suara, tetapi sebuah simbol bahwa seni dan cinta kepada Indonesia mampu menyatukan kita melampaui segala perbedaan," ujar Krisdayanti.
Persiapan dan Makna Kedisiplinan
Guna memberikan penampilan maksimal di hadapan publik dan jajaran pimpinan negara, Krisdayanti membeberkan persiapan yang telah dilakoni sejak waktu subuh.
"Kita bersiap sejak calling pukul 04.45 WIB untuk sebuah persembahan," tutur Krisdayanti. Persiapan dini hari itu dimaknai bukan sekadar bentuk profesionalisme sebagai pekerja seni, melainkan bagian dari proses pembentukan jati diri lewat disiplin yang konsisten. "Ini tentang semangat membangun jati diri melalui disiplin, keberanian dan kesungguhan. Karena setiap proses yang kita jalani, bahkan ketika hari belum terang adalah bagian dari perjalanan untuk mengenal kemampuan diri, melampaui batas, dan terus bertumbuh," kata Krisdayanti.
Semangat tersebut ia nilai sejalan dengan wujud pengabdian bagi bangsa dan negara pada momentum peringatan usia kemerdekaan yang ke-81 tahun.
"Dirgahayu Republik Indonesia dan 81 tahun Indonesia merdeka. Berbeda suara, berbeda perjalanan, tetapi satu cinta, Indonesia," ujar Krisdayanti.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow