Konsistensi Konten Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Kreatif Digital

Smallest Font
Largest Font

Konsistensi memproduksi konten dan kemampuan membangun kebiasaan audiens dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan pelaku industri kreatif digital di tengah perubahan algoritma platform pada Senin (31/8/2026), dilansir dari Investor Daily.

Pertumbuhan basis penonton tidak bisa hanya mengandalkan satu video yang viral, melainkan membutuhkan keterulangan aktivitas secara berulang agar audiens dapat bertahan dalam jangka panjang.

Pengamat ekonomi kreatif Ratna Puspitasari menjelaskan bahwa keterulangan aktivitas menjadi faktor penting yang mempertahankan perhatian penonton di platform digital.

"Orang menyangka kreator daerah tumbuh karena satu video viral. Data perilaku menunjukkan sebaliknya," ujar Ratna dalam keterangan pers.

Jadwal siaran yang tetap dinilai mampu membentuk pola kebiasaan penonton sehingga kreator tidak bergantung penuh pada perubahan sistem platform.

"Yang menahan audiens adalah keterulangan. Jam tayang yang tetap membangun kebiasaan, dan kebiasaan lebih tahan lama daripada algoritma," tuturnya.

Pola kerja konsisten ini diterapkan oleh kreator konten asal Madiun, Andika Yulian Saputra atau Kabol, saat memanfaatkan momentum turnamen Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Fall.

Mahasiswa Universitas PGRI Madiun tersebut mengantongi omzet sekitar Rp 24 juta dari gift penonton dalam satu malam siaran langsung di TikTok, diikuti kenaikan jumlah pengikut dari 2.000 menjadi 13.000 akun.

Kabol membagikan jadwal produksinya yang rutin dengan menggelar siaran langsung pada malam hari, memotong video pada pagi hari, dan mengunggah klip pada siang hari demi menjangkau audiens baru.

"LIVE itu untuk yang sudah kenal saya. Klipnya yang mencari penonton baru," kata Kabol.

Ia juga menghindari penayangan ulang siaran resmi turnamen guna menghormati hak cipta dengan cara mengulas pertandingan sambil bermain gim secara mandiri.

Meski meraih pendapatan besar, Kabol menganggap penghasilan dari platform digital masih sangat bergantung pada momentum ajang besar dan belum bisa dijadikan pekerjaan tetap.

"Bulan ini lumayan karena ada turnamen besar. Bulan depan belum tentu ada. Saya belum berani bilang ini pekerjaan, ini masih penghasilan tambahan," ujarnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed