Komunitas Alumni Gelar Seminar Edukasi Perencanaan Wasiat dan Warisan
Tiga komunitas alumni gabungan SPH Alumni, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Pelita Harapan (IKA UPH), dan IKA Bina Nusantara (IKA BINUS) berkolaborasi menyelenggarakan seminar perencanaan wasiat dan warisan pada Rabu (5/8/2026), dilansir dari Investor Daily.
Acara yang didukung Sagedemy dan IZIN.co.id tersebut mengusung pesan "Jangan Tinggalkan Masalah untuk Orang Tersayang". Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar memandang perencanaan waris sebagai bentuk perlindungan hukum dan tanggung jawab keluarga.
Pendiri Sagedemy, Karmela Christy menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan guna mendorong peningkatan literasi publik terkait perlindungan aset dan properti sebelum konflik terjadi.
"Perencanaan warisan sering baru dibicarakan ketika keluarga sudah berada dalam tekanan. Padahal, banyak persoalan dapat diminimalkan apabila keluarga memahami lebih awal apa yang perlu dibicarakan, dipersiapkan, dan dituangkan secara tepat," ujar Karmela Christy, Founder Sagedemy.
Karmela menambahkan bahwa edukasi lintas sektor ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap isu hukum yang selama ini dianggap tabu.
"Melalui kolaborasi antara komunitas alumni, praktisi hukum, platform edukasi, danmitra layanan legal, kami ingin membuat pembahasan yang selama ini dianggap sensitif menjadi lebih mudah diakses dan lebih relevan dengan kebutuhan nyata keluarga," kata Karmela Christy, Founder Sagedemy.
Dalam sesi utama, Notaris dan PPAT Kabupaten Tangerang Dr. Stefanie Hartanto menyampaikan materi mengenai sistem hukum waris Indonesia, tata cara pembuatan akta, hingga penetapan kedudukan ahli waris secara legal.
"Banyak orang menganggap pembahasan mengenai warisan dapat ditunda karena merasa belum membutuhkannya. Padahal, perencanaan waris dan wasiat merupakan bentuk perlindungan hukum bagi keluarga. Semakin dini perencanaan dilakukan, semakin jelas pula hak, kewajiban, dan kehendak pewaris yang dapat dituangkan sesuai ketentuan hukum sehingga risiko perselisihan di kemudian hari dapat diminimalkan," kata Dr. Stefanie Hartanto, S.H., M.Kn., Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Tangerang.
Acara edukasi ini dibuka oleh President IKA BINUS Panca R. Sarungu bersama Deputy President SPH Alumni Erwin Soerjadi, serta mendapat dukungan dari Sagensie, vOffice, dan Padang Merdeka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow