Kim Jong Un Ganti Menteri Pertahanan Korea Utara dalam Reorganisasi Militer

Smallest Font
Largest Font

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengganti Menteri Pertahanan negara itu dan melakukan reorganisasi besar dalam kepemimpinan militer sebagai upaya mempercepat modernisasi serta memperketat disiplin di tubuh militer, menurut laporan pada 30 Agustus 2026. Kim Song-gi, Direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea Utara, diangkat sebagai Menteri Pertahanan menggantikan No Kwang-chol yang diberhentikan dari jabatan tersebut dan juga dari kepemimpinan pusat Partai Buruh Korea (WPK). No Kwang-chol kemudian diturunkan menjadi Wakil Direktur Pertama Departemen Industri Persenjataan WPK, menurut laporan kantor berita KCNA yang dikutip Yonhap.

Perombakan ini diputuskan dalam pertemuan kedua Komisi Militer Pusat WPK ke-9 yang dipimpin langsung oleh Kim Jong Un pada 29 Agustus.

"Pertemuan tersebut membahas rencana reorganisasi struktural untuk peningkatan dan pengembangan urusan pertahanan secara keseluruhan di masa depan," kata KCNA. Selain Kim Song-gi, pejabat militer senior Pak Jong-chon diangkat sebagai Wakil Ketua Komisi Militer Pusat dan kembali masuk ke Biro Politik WPK setelah sebelumnya mundur dari jabatan politbiro dan sekretaris partai pada Februari 2026.

Pak Jong-chon memiliki peran penting dalam pengawasan kebijakan militer Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Jong Un. KCNA melaporkan bahwa para pejabat militer yang baru diangkat diharapkan mempersenjatai diri dengan gagasan partai dan melaksanakan kebijakan militer dengan pengabdian tanpa batas serta aktivitas luar biasa tinggi.

Kim Jong Un juga memberikan penghargaan nasional tertinggi kepada para ilmuwan dan peneliti dari lembaga penelitian pertahanan atas kontribusi mereka dalam mengembangkan sistem senjata tempur baru dan meningkatkan kinerjanya. "Mereka adalah patriot dan pahlawan terbesar," ujar Kim dalam pertemuan yang juga menyebut pencapaian teknologi dan ilmu pengetahuan militer sebagai revolusi besar yang membuka prospek meningkatkan modernitas sistem senjata tentara. KCNA menambahkan bahwa teknologi baru ini merupakan tonggak penting yang memperkuat kemampuan Korea Utara dalam melancarkan perang dan menunjukkan jalur unik dalam perkembangan militer dan teknologi negara tersebut.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed