Kemenkop Dorong Agrinas Palma Bangun Ekosistem Sawit Berbasis Koperasi
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) untuk membangun ekosistem kelapa sawit berbasis koperasi dan petani di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (11/8/2026), dilansir dari Investor Daily. Langkah penguatan kelembagaan tersebut mengacu pada model Federal Land Development Authority (Felda) Malaysia guna mengonsolidasikan perkebunan rakyat agar memiliki posisi tawar kuat dalam rantai industri hingga hilirisasi. Meskipun luas perkebunan sawit Malaysia hanya seperempat dari lahan di Indonesia, negara tetangga tersebut mampu menghasilkan produksi dan ekspor minyak sawit mentah yang relatif setara.
Struktur kepemilikan lahan sawit nasional saat ini didominasi oleh perusahaan besar sebanyak 54 persen, perkebunan rakyat 43 persen, dan perkebunan negara sebesar 3 persen.
"Artinya, memang ada perbedaan pengelolaan," ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi. Besarnya porsi perkebunan rakyat menuntut hadirnya peran koperasi dalam memperkuat penjualan CPO berskala besar dan membuka akses pasar ekspor secara berkelanjutan.
"Kalau perlu ekspor juga, keluar negeri ekspor CPO kita. Itu yang sebenarnya kita inginkan dan itu akan kita bangun ekosistem itu juga supaya terjadi penjualan CPO dalam jumlah yang besar," kata Ferry Juliantono. Integrasi koperasi ke dalam rantai pasok industri perkebunan diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang langsung dirasakan oleh para petani.
Sementara itu, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mengemban tugas khusus pengelolaan perkebunan sawit dari hasil penertiban kawasan hutan ilegal berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025. Pengelolaan lahan seluas 4,1 juta hektare hasil penertiban Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) tersebut diorientasikan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kemitraan koperasi. Agrinas diwajibkan mengalokasikan sedikitnya 20 persen dari lahan yang dikelola sebagai area plasma untuk rakyat dengan melibatkan koperasi lokal.
"Kami akan utamakan koperasi di sekitar lahan sebagai vendor pemelihara tanaman, panen, dan kegiatan lainnya. Dengan luasnya area yang kami kelola, koperasi menjadi mitra utama dalam mendukung hilirisasi sawit sekaligus ketahanan pangan," ujar Mohammad Abdul Ghani, Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow