Kekayaan Elon Musk Anjlok Rp 10.796 Triliun akibat Saham Tesla dan SpaceX

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Erosi nilai aset pribadi melanda miliarder Elon Musk setelah kekayaannya tergerus lebih dari US$ 600 miliar atau sekitar Rp 10.796,0 triliun hanya dalam kurun satu bulan. Seperti dilansir dari Investor Daily, kemerosotan tajam tersebut dipicu oleh koreksi harga saham dua perusahaan utamanya, Tesla dan SpaceX, di tengah langkah ekspansi pada teknologi kecerdasan buatan, kemudi otonom, serta robotika.

Kekayaan bersih pendiri SpaceX itu kini berada di kisaran US$ 684 miliar atau setara Rp 12.307,2 triliun pada Senin (3/8/2026). Angka ini mengalami penurunan drastis dari rekor tertinggi senilai US$ 1,33 triliun atau Rp 23.929,3 triliun pada 16 Juni 2026, yang sempat mengantarkannya menjadi triliuner pertama di dunia.

Nilai penurunan aset tersebut melampaui total kekayaan bersih konglomerat manapun di dunia. Meski mengalami penyusutan nilai kapitalisasi pribadi yang signifikan, posisi Musk sebagai orang terkaya di dunia masih belum tergeser.

Aksi pelepasan saham atau profit taking pada SpaceX menjadi penyebab utama erosi kekayaan tersebut usai gelaran penawaran umum perdana. SpaceX sebelumnya berhasil mengantongi dana segar sebesar US$ 75 miliar melalui penawaran saham perdana terbesar sepanjang sejarah.

Saham SpaceX sempat melonjak hingga menyentuh rekor US$ 202 pada 16 Juni 2026 dari harga penawaran US$ 135 per lembar. Namun, tren penguatan tersebut berbalik arah hingga saham SpaceX anjlok sekitar 46 persen ke level terendah US$ 108,37 dan menghapus estimasi nilai aset Musk dalam jumlah besar.

Kondisi finansial Musk semakin tertekan oleh pelemahan saham produsen kendaraan listrik Tesla sebesar 17 persen sejak rilis laporan keuangan kuartal kedua pada 22 Juli 2026. Tesla meleset dari estimasi laba analis untuk pertama kalinya dalam kurun dua tahun lebih dan mencatatkan arus kas bebas negatif akibat besarnya biaya riset.

Komitmen Investasi AI dan Robotika

Kendati menghadapi tekanan pasar modal, rencana ekspansi bisnis tidak akan dikendurkan. Tesla berencana menggelontorkan anggaran investasi lebih dari US$ 25 miliar pada tahun ini, naik hampir tiga kali lipat dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Pengalokasian dana bernilai fantastis tersebut difokuskan untuk mempercepat pengembangan teknologi kemudi otonom berbasis AI, armada robotaxi, serta proyek robot humanoid Optimus. Langkah membawa SpaceX melantai di bursa saham menjadi catatan sejarah baru industri antariksa komersial yang memengaruhi dinamika penilaian aset pribadinya akibat fluktuasi pasar.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed