Karina Ranau Alami Trauma Mendalam Usai Menjadi Korban Penganiayaan

Smallest Font
Largest Font

Artis Karina Ranau dilaporkan mengalami trauma psikologis yang mendalam setelah diduga menjadi korban aksi penganiayaan oleh seorang pelanggan pria di warung miliknya di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin, 15 Juni 2026 pagi menjelang siang.

Peristiwa kekerasan yang menimpanya tersebut membuat istri mendiang aktor Epy Kusnandar ini dirundung rasa ketakutan yang hebat, hingga dirinya belum berani kembali beraktivitas secara normal, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Bintang film Sewu Dino tersebut mengaku terus dihantui oleh bayangan wajah pelaku saat melakukan penganiayaan, dan ia menegaskan belum sanggup untuk berhadapan lagi dengan pria tersebut sejak insiden itu berlalu.

"Belum, belum. Saya ketemu terakhir waktu di warung itu. Karena saya masih trauma, masih kemarahannya itu masih ada di depan mata saya. Saya masih takut," kata Karina Ranau saat ditemui di Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Dampak psikologis dari kekerasan ini juga memengaruhi kehidupan sehari-hari Karina, yang kini menjadi sangat waswas dan dilingkupi kecemasan yang konstan bahkan saat berjalan sendirian.

"Ada, sampai saat ini saya tuh trauma, takut jalan sendiri. Apa ya, untuk ke psikologis saya sih, jadi kalau jalan harus nengok ke belakang, ada suara apa sedikit takut gitu," ujar Karina Ranau.

Karina Ranau sempat berniat untuk mencari bantuan profesional ke psikolog guna memulihkan kondisi mentalnya, namun rencana tersebut masih ia tahan karena mempertimbangkan pengalaman masa lalunya.

"Tadinya saya sempat mau ke psikolog, cuman saya masih mengerem diri karena pada saat almarhum suami meninggal, saya pernah ke psikolog juga untuk bangkit dan sembuh dan saya sudah sembuh. Saya menghindari untuk pergi ke psikolog gitu, tapi jika memang itu nanti saya perlukan, mungkin saya akan ke sana," tutur Karina Ranau.

Mengenai latar belakang insiden di Warung Jukut Goreng Samali tersebut, Karina Ranau membeberkan informasi yang ia terima mengenai dugaan motif tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sang pelanggan.

"Yang saya dengar, tapi ini masih simpang siur ya. Yang saya dengar katanya kata pelaku itu, pada saat kejadian, dia tidak tahu kalau saya itu owner-nya. Dikiranya saya itu ibu-ibu yang kerja di warung itu.

Karena pada saat itu saya lagi nyapu. Saya sambil nyapu di depan warung, sambil beres-beres gitu," kata Karina Ranau.

Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Karina Ranau di depan tempat usahanya tersebut saat ini masih berada dalam penanganan dan proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed