Kapal Perang China Gelar Latihan Tembak di ZEE Jepang
Sebuah kapal perusak rudal milik China menggelar latihan tembak menggunakan amunisi tajam di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang pada Minggu (19/7/2026). Kementerian Pertahanan Jepang mengonfirmasi bahwa insiden latihan di kawasan perairan dekat Pulau Okinotori ini merupakan yang pertama kalinya diumumkan secara publik. Pergerakan armada tersebut awalnya terdeteksi ketika dua kapal perusak rudal dan satu kapal suplai China bergerak bersama sebuah kapal frigat Rusia di kawasan Samudra Pasifik.
Armada gabungan ini melintas sekitar 330 kilometer di sebelah barat daya Okinotori menuju arah timur laut. Salah satu kapal perusak China kemudian mengumumkan peringatan navigasi kepada kapal-kapal di sekitarnya sebelum memulai latihan senapan mesin. Area penembakan tersebut berada pada jarak sekitar 180 kilometer di sebelah barat daya Pulau Okinotori yang masuk dalam klaim ZEE Pemerintah Jepang.
Pemerintah Jepang langsung mengerahkan upaya pemantauan udara dan laut untuk mengawasi pergerakan kapal-kapal tersebut. Kementerian Pertahanan Jepang menilai latihan militer di jalur pelayaran aktif berpotensi membahayakan keselamatan kapal-kapal lain yang sedang melintas di perairan sekitarnya.
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menyampaikan pengungkapan awal mengenai manuver militer tersebut saat menghadiri pameran penerbangan di Inggris. Koizumi menekankan peningkatan kerja sama militer antara armada China dan Rusia di kawasan Pasifik. Atas insiden tersebut, Pemerintah Jepang telah menyampaikan nota keberatan resmi kepada Beijing melalui saluran diplomatik. Tokyo menyatakan akan terus memantau dengan cermat aktivitas militer asing di wilayah perairan sekitar negaranya.
Pemerintah China menolak klaim ZEE Jepang di wilayah tersebut dengan alasan Okinotori hanyalah kumpulan batu karang, bukan pulau. Beijing menganggap perairan di sekitar Okinotori sebagai laut lepas sehingga kapal militernya bebas beroperasi di area tersebut. Latihan militer gabungan antara China dan Rusia di sekitar perairan Jepang tercatat mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Eskalasi ini terjadi seiring memanasnya hubungan diplomatik antara Tokyo, Beijing, dan Moskow.
Sehari setelah latihan tembak di ZEE Jepang, ketegangan juga terjadi di Laut China Selatan antara personel China dan Filipina di sekitar Second Thomas Shoal. Insiden berdarah tersebut melibatkan kontak fisik antar ABK kapal di wilayah sengketa tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow