Kanada Inisiasi Bank Pertahanan Global Senilai 100 Miliar Euro
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mendukung pembentukan Defence, Security and Resilience Bank (DSRB) di London, Ontario, Kanada, untuk membantu negara sekutu memperkuat persenjataan. Lembaga keuangan pertahanan global ini menargetkan penghimpunan dana sebesar 100 miliar euro atau setara US$116 miliar, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Minggu (30/8/2026).
Bank yang bakal berkantor pusat di Kanada tersebut bertujuan menyediakan pinjaman berbiaya rendah bagi pemerintah dan kontraktor pertahanan. DSRB juga disiapkan untuk memberikan jaminan pembiayaan kepada perusahaan pertahanan skala kecil yang kerap dianggap memiliki risiko tinggi oleh lembaga keuangan konvensional.
Hingga Agustus 2026, proyek pembiayaan ini telah mengamankan komitmen awal sekitar 5 miliar euro dari target modal disetor sebesar 20 miliar euro. Selain itu, terdapat tambahan modal siap pakai sebesar 80 miliar euro yang dapat dipanggil sewaktu-waktu. Dukungan resmi telah mengalir dari Albania, Belgia, Yunani, Latvia, Luksemburg, Rumania, Turki, dan Ukraina.
Kendati demikian, sejumlah negara ekonomi besar seperti Jerman, Inggris, dan anggota G7 lainnya belum memberikan kepastian untuk bergabung. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait kemampuan DSRB memperoleh peringkat kredit AAA, sebuah syarat krusial agar bank mampu menghimpun serta menyalurkan pembiayaan murah secara berkelanjutan.
Prospek efisiensi pembiayaan ini mendapat tanggapan dari pengamat sektor keuangan yang menilai perlunya dukungan modal dari negara-negara berkapasitas fiskal kuat.
"Untuk memberikan kesan yang baik kepada lembaga pemeringkat, mereka membutuhkan partisipasi dari beberapa pemerintah besar lainnya," ujar William Perraudin, Direktur Pelaksana Risk Control.
Perraudin menambahkan bahwa skema ini menawarkan fleksibilitas anggaran karena berada di luar neraca utang pemerintah.
Mantan perwira Angkatan Darat Inggris sekaligus pendiri DSRB menyampaikan pandangannya terkait kebutuhan mendesak atas pembiayaan pertahanan aliansi.
"Sejujurnya, kita membutuhkan 10 bank seperti ini," kata Rob Murray, Pendiri DSRB.
Murray menjelaskan bahwa pengelolaan investasi pertahanan yang tepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
"Jika dilakukan dengan benar, peningkatan belanja pertahanan dapat menghasilkan teknologi, pabrik, pekerjaan terampil, rantai pasok yang lebih kuat, dan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya tangkal," kata Rob Murray.
Di pihak lain, Inggris masih mengkaji relevansi pembentukan lembaga pembiayaan baru ini terhadap efisiensi anggaran negara.
"DSRB merupakan mekanisme yang menarik dan inovatif," kata Wes Streeting, Menteri Pertahanan Inggris.
Meskipun demikian, partisipasi negara-negara Eropa masih terhambat oleh kekhawatiran potensi tumpang tindih fungsi dengan skema pembiayaan lain, seperti Security Action for Europe (SAFE) milik Uni Eropa senilai €150 miliar dan Multilateral Defence Mechanism (MDM). Sekitar 12 lembaga keuangan, termasuk JPMorgan dan Deutsche Bank, telah menyalurkan pendanaan awal sebesar US$10 juta untuk mendukung proses pendirian DSRB menjelang penandatanganan piagam pada musim gugur 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow